Samsung Galaxy Watch Active Dan Buds Akhirnya Tersedia Di Indonesia

Disaat Samsung memperkenalkan Galaxy S10 Series di San Francisco kemarin, Samsung juga memperkenalkan weareable terbaru mereka, yakni Galaxy Watch Active dan juga Galaxy Buds. Bagi kalian yang suka dengan produk wearable Samsung tersebut, akhirnya Samsung Indonesia sudah membawa produk tersebut masuk ke Indonesia.

Untuk Samsung Galaxy Watch Active dibanderol di harga Rp 3.1499.000 dengan tiga pilihan warna yang ciamik, yakni Black, Rose Gold, dan yang terakhir Silver. Produk ini sudah tersedia di berbagai gerai resmi Samsung di Indonesia sejak tanggal 28 Maret 2019 kemarin.

Samsung juga memberikan promo menarik hingga tanggal 14 April mendatang, selain memberikan free delivery, Samsung juga memberikan cashback sebesar Rp 300.000 untuk setiap pembelian menggunakan kartu kredit. Selain itu penawaran ini juga bersamaan dengan promo cicilan 0% hingga tenor 12 bulan, tentunya dengan beberapa syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pihak Samsung Indonesia.

Sedangkan untuk Galaxy Buds sendiri dibanderol dengan harga Rp 1.899.000. Earbuds keren ini hadir dalam tiga warna yang berbeda, yakni Black, Yellow, dan juga Putih.

Untuk Samsung Galaxy Watch Active memiliki desain baru yang sangat keren, berbeda dengan seri sebelumnya yang memiliki bezel yang dapat diputar, untuk sekarang putar-putaran tersebut sudah dihilangkan sehingga menonjolkan gaya yang sporty dengan balutan yang elegan.

Kerennya lagi, baterai pada Samsung Galaxy Buds juga bisa diisi ulang melalui perangkat Samsung Galaxy S10. Perlu kalian ketahui, Galaxy Buds merupakan wearable pertama Samsung yang langsung terintegrasi dengan Bixby.

Honor Watch Magic – Intip Jam Pintar Keluaran Honor Yuk !

Belum lama ini Honor baru saja meluncurkan produk terbaru mereka, Mate 20 Series. Di sela peluncuran produknya tersebut, Honor juga turut memperkenalkan jam tangan pintar terbaru mereka yang diberi nama Honor Magic Watch.

Sebenarnya jika kita melihat Honor Magic Watch ada sedikit kesamaan dengan Huawei Watch GT. Namun perbedaannya adalah harga jualnya, pasalnya untuk Honor Magic Watch, harga jual yang ditetapkan oleh Honor cenderung lebih murah ketimbang Huawei Watch GT.

Jam pintar Honor ini mengusung layar 1.2 inci AMOLED dan memiliki resolusi 390 x 390 pixel. Watch Face yang disediakan juga sangat beragam sehingga pengguna tidak akan merasa bosan dengan tampilan yang ada pada smartwatch mereka. Sedangkan untuk kerangnya sendiri menggunakan kerangka baja stainless 316L yang memiliki ketebalan 9.8 mm. Untuk pilihan strapnya ada dua jenis, yakni strap kulit dan silikon.

Hasil gambar untuk honor magic watch

Honor Watch Magic dibekali otak dual chip, satu chip berhubungan langsung dengan performa sedangkan chip satunya lagi berhubungan dengan penggunaan daya. Untuk pelacakan, jam ini menggunakan penerima frekuensi triple GNSS ( GPS, GLONASS dan juga Compass / Galileo ).

Pengembangan jam ini dilakukan bersama Institute of Psychology dari Chinese Acadey of Sciences. Selain fitur diatas, jam ini juga memiliki fitur pendeteksi detak jantung dan tekanan darah. Dengan begitu, pengguna dapat mendapatkan informasi secara real time, menarik bukan ?

Untuk harganya sendiri, Honor hanya membanderolnya di angka 1,9 juta saja sedangkan untuk varian strap kulit dibanderol dengan harga 2,2 juta Rupiah.

Smartphone “Vanilla” Pertama Dari Huawei Dengan Panel AMOLED Canggih

Huawei akhirnya merilis smartphone flagship terbaru mereka, yakni P30 dan P30 Pro, namun untuk kali ini, kita akan membahas lebih jauh mengenai P30. Menariknya, smartphone ini sudah menggunakan panel AMOLED serta menjadi varian “vanilla” pertama dari Huawei.

Tidak sampai disitu saja, Huawei P30 juga sudah mengusung pemindai sidik jari yang diletakkan dibawah layar ( underscreen fingerprint censor ). Yang paling menarik perhatian adalah triple lens camera pada bagian belakang serta chipset Kirin 980 yang dikombinasikan dengan RAM 6GB dan ROM 128GB.

Sama halnya dengan P30 Pro, untuk varian P30 juga telah terpasang slot NM Card yang ada pada baki kedua SIM Card. Layarnya sendiri berukuran 6,1 inci dengan resolusi FHD+. Berkat panel AMOLED serta layar dengan resolusi FHD+, ambar yang dihaislkan begitu jernih dan kontras.

Yang paling mendapatkan perhatian dari Huawei P30 adalah sektor kamera, dimana mereka menggunakan kamera Leica dengan resolusi 40 MP plus sensor Sony IMX600 dengan filter warna RYYB demi memaksimalkan kinerja penangkapan gambar dalam kondisi low light. Tidak sampai disitu saja, smartphone ini juga sudah dilengkapi dengan telephoto lens dengan resolusi 8MP aperture f/2.4 dengan 3x optical zoom.

Kamera ketiga smartphone ini merupakan lensa super wide dengan resolusi 32 MP aperture f/2.0. Bodinya sendiri sudah dilapisi dengan material kaca, sayangnya ada satu kekurangan yang cukup fatal, yakni ketiadaan fitur pengisian nirkabel.

Huawei P30 rencananya akan mulai dijual di pasar Eropa mulai tanggal 26 Maret 2019 dan akan dibanderol dengna harga 799 Euro atau sekitar 12.8 jutaan rupiah.

Kelebihan Dan Kekurangan Samsung Galaxy J7 Pro, Masih Layak Beli ?

Samsung Galaxy J7 Pro merupakan varian smartphone Samsung untuk kelas menengah. J7 Pro sendiri telah rilis sejak tahun 2017 silam. Meski sudah menjadi model yang terkesan “jadul”, tetapi smartphone ini memiliki beberapa kelebihan yang mumpuni.

Seperti pada bagian layar, Samsung Galaxy J7 Pro menggunakan layar Super AMOLED khas Samsung. Dengan adanya layar ini, gambar yang dihasilkan sangat jernih dan memiliki karakteristik warna yang lebih “gonjreng”. Selain itu Samsung Galaxy J7 Pro juga sudah menerapkan sistem Always on Display yang dapat mempercantik tampilan layar smartphone kalian.

Hasil gambar untuk samsung galaxy j7 pro

Selain itu Samsung Galaxy J7 Pro juga dilengkapi kamera yang mumpuni di kelasnya. Dengan adanya kamera utama beresolusi 13 MP dengan fitur HDR, foto yang dihasilkan juga tergolong baik untuk kelas smartphone di rentan harga 3 juta.

Meski masuk kedalam kelas menengah, Samsung ternyata tetap memberikan fitur OTG untuk Samsung Galaxy J7 Pro sehingga memudahkan kita untuk memindahkan data dari USB ke smartphone ataupun sebaliknya.

Kekurangan dari Samsung Galaxy J7 Pro yang paling utama adalah ketiadaan proteksi layar Corning Gorilla Glass. Dengan ketiadaan proteksi ini, kalian diharuskan untuk memasang proteksi tambahan seperti tempered glass untuk menghindari tergoresnya layar smartphone kalian.

Hasil gambar untuk samsung galaxy j7 pro

Selain itu Samsung Galaxy J7 Pro juga tidak memiliki fitur fast charging sehingga proses pengisian daya smartphone ini tergolong lambat. Padahal baterai yang dibawa cukup besar.

Kesimpulannya, smartphone ini masih layak untuk dibeli dengan catatan aktivitas kalian bukanlah aktivitas yang mengharuskan penggunaan aplikasi berat. Jika hanya digunakan untuk browsing atau chatting melalui sosial media, smartphone ini masih sangat layak untuk dibeli.

Bocoran Harga Samsung Galaxy A Series Terbaru

Akhirnya Samsung Indonesia sudah memberikan informasi terkait kehadiran lini A Series mereka. Tidak main-main, Samsung akan memboyong empat model terbaru A Series, yakni Galaxy A10, A20, A30, dan terakhir A50.

Bagi kalian penggemar lini A Series milik Samsung, sudah ada bocoran harga untuk Galaxy A50 loh ! Untuk varian RAM 40 + ROM 64 GB nantinya akan dijual dengan harga Rp. 4.099.000, sedangka untuk varian tertingginya, RAM 6 GB + ROM 128 GB akan dibanderol dengan harga Rp. 4.899.000.

Tidak hanya mendapatkan bocoran harga untuk A50 saja, untuk harga A30 juga sudah ada loh ! Samsung Galaxy A30 hanya hadir dalam satu varian saja, yakni RAM 4GB  + ROM 64 GB. Smartphone ini akan dijual dengan harga Rp. 3.399.000.

Hasil gambar untuk samsung a50

Sayangnya untuk varian A10 dan A20, pihak Samsung masih belum memberikan informasi terkait harga jualnya. Namun Samsung Indonesia berjanji akan memeberikan harga yang terjangkau untuk lini A Series terendahnya tersebut.

Untuk Galaxy A30 dan A50, keduanya sudah menggunakan layar Infinity U Super AMOLED dengan layar berukuran 6,4 inci FHD+. Untuk baterainya sendiri memiliki kapasitas 4.000 mAh.

Untuk A50 sendiri sudah mengusung kamera triple lens dengan konfigurasi 25 MP sebagai lensa utama yang dilengkapi aperture f/1.7+lensa ultra wide 8MP dengan aperture f/2.2, lensa ketiganya sendiri merupakan lensa depth 5MP dengan aperture f/2.2.

Bagaimana dengan chipset yang digunakan ? Untuk Samsung Galaxy A30 diotaki oleh Exynos 7940 Octa-core dengan GPU Mali G71 MP2, sedangkan untuk Galaxy A50 sudah dibekali dengan Exynos 9610 Octa-core dengan dukungan GPU Mali G72 MP3.

Kelebihan ASUS Zenfone Ares Yang Wajib Kalian Tahu

ASUS kembali melakukan terobosan untuk dunia smartphone. Baru saja ASUS mengeluarkan produk barunya yang bernama ASUS Zenfone Ares di pasar Cina. Smartphone terbaru ASUS ini membawa teknologi Augmented Reality ke level yang lebih tinggi lagi. Smartphone yang satu ini mirip dengan ASUS Zenfone AR yang diluncurkan tahun lalu, tetapi dengan penyempurnaan di beberapa sektor.

ASUS Zenfone Ares hadir dengan layar AMOLED berukuran 5.7 inci serta memiliki resolusi QHD. ASUS masih menyematkan rasio 16:9 untuk smartphone mereka yang satu ini, berbeda dengan smartphone saat ini yang sibuk menghadirkan layar dengan model full display.

Untuk meningkatkan visibilitas ruangan, mereka menggunakan sistem Tru2life. Dengan adanya sistem ini, penggunaan AR dan VR dapat lebih dimaksimalkan. Smartphone yang satu ini juga memiliki pelapis anti minyak sehingga smartphone dapat tetap terjaga kebersihannya.

Untuk urusan chipset, ASUS mempercayakannya kepada Snapdragon 821 serta RAM 8 GB, dengan jeroan semacam ini, tentunya melibas segala jenis aplikasi bukan hal yang sulit untuk ASUS Zenfone ARES, belum lagi ketersediaan internal storage 128 GB serta teknologi UFS 2.0.

Untuk bagian kamera, ASUS menggunakan lensa dengan resolusi 23 MP serata lensa Pixel Master 3.0, untuk kamera selfie, ASUS menyematkan kamera beresolusi 8 MP.

Untuk menunjang berbagai aktivitas pengguna, ASUS memasukkan baterai dengan kapasitar 3.330 mAH dan sistem operasi Android Nougat. Tidak perlu takut menghabiskan banyak waktu ketika charge smartphone ini, ASUS telah menanamkan sistem Quick Charge 3.0 untuk mempercepat proses pengisian daya. Untuk harga yang dibanderol berkisar di angka 4.6juta rupiah. Sayangnya smartphone ini baru tersedia di pasar Taiwan saja dan belum diketahui kapan akan rilis di pasar Indonesia.

Perseteruan Samsung Dan Apple Terus Berlanjut !

Samsung akhirnya diputuskan kalah dalam persidangan yang digelar di Amerika Serikat. Persidangan itu sendiri membahas hal terkait pelanggaran hak paten yang dilakukan Samsung kepada pihak Apple. Pihak pengadilan memutuskan bahwa Samsung harus membayar sejumlah denda yang sudah ditetapkan oleh pihak pengadilan. Sayangnya pihak Samsung justru tidak mau membayar denda tersebut.

Samsung diharuskan membayar denda sebesar 539juta USD atau sekitar 7.6 triliun rupiah jika mengikuti kurs saat ini. Menurut lansiran pihak Softpedia, Samsung tampaknya enggan membayar denda tersebut.

Proses persidangan yang dilakukan Samsung dan Apple sejatinya sudah dilakukan sejak tujuh tahun lalu dan sudah diulang sebanyak tiga kali. Denda tersebut diberikan karena Samsung telah melanggar hak paten dua desain iPhone.

Awalnya tuntutan Apple kepada Samsung adalah 1 miliar USD, tetapi pihak samsung hanya mau membayar 28 juta USD saja. Pengadilan akhirnya memutuskan bahwa Samsung bersalah. Setelah putusan dijatuhkan, pihak Samsung justru tidak mau membayar denda dan mengajukan banding serta sidang ulang.

Pihak pengacara Samsung mengatakan bahwa keputusan yang sudah dibuat hakim terlalu berlebihan tanpa memberikan bukti yang kuat. Seharusnya denda yang ditetapkan tidak melebihi angka 28,085 juta USD.

Melihat hal ini, tampaknya perseteruan antara dua produsen smartphone terbesar di dunia ini masih jauh dari kata sepakat. Bagaimana kelanjutan kasus kedua produsen smartphone ini ? Kita tunggu saja kabar terbaru dari kasus ini.

Smartphone Android Terbaik 2019 Menurut AnTuTu

Pada bulan Maret 2019 ini, AnTuTu telah merilis daftar smartphone terbaik dengan total raihan benchmark tertinggi. Daftar tersebut dibuat setelah mendapatkan data benchmarking tiap smartphone dimulai dari tanggal 1 Januari hingga 28 Februari 2019.

Pihak AnTuTu menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengambil 1000 data dari masing-masing model yang diujikan. Dalam daftar tersebut terdapat 10 tipe smartphone dengan raihan benchmark tertinggi untuk saat ini.

Di peringkat pertama bertengger produk flagship terbaru dari Samsung, yakni Galaxy S10+ dengan raihan skor mencapai 332850. Smartphone ini dibekali chipset Exynos 9820 8nm serta modul kamera terbaru.

Di posisi kedua betengger Honor V20 dengan raihan benchmark di angka 305599. Produk ini merupakan produk flagship dari Honor yang memiliki banyak fitur menarik serta dibekali chipset Kirin 980 7nm.

Sedangkan untuk posisi ketiga ditempati oleh Huawei Mate 20 X dengan skor benchmark 300743, hanya selisih tipis dengan Honor V20. Untuk chipset yang digunakan sama dengan yang ada pada Honor V20, ykani Kirin 980 7nm.

Pada posisi keempat masih dipegang oleh produk dari Huawei, yakni Mate 20 dengan raihan benchmark di angka 302985, selanjutnya ditempati oleh Honor Magic 2 dengan skor 300743. Tampaknya di kuartal pertama 2019 ini, posisi teratas banyak di dominasi oleh produk asal China.

Sedangkan Xiaomi Mi Mix 2s yang dibekali Snapdragon 845 duduk di posisi keenam dengan skor 298007, mengalahkan OnePlus 6 serta ROG Phone, cukup mengejutkan bukan ? Sepertinya China benar-benar ingin bersaing dalam menghadirkan produk berkualitas dengan harga yang lebih murah ketimbang kompetitor lainnya.

CEO Blackberry Beri Komentar Negatif Terkait Smartphone Lipat

Seperti yang kita ketahui, Samsung dan Huawei telah memperkenalkan smartphone lipat pertama mereka yang bernama Samsung Galaxy Fold dan Huawei Mate X. Banyak spekulasi yang bermunculan yang mengatakan bahwa smartphone lipat akan menjadi trendsetter di masa depan.

Tidak sedikit analis gadget yang mengatakan bahwa kemunculan produk smartphone lipat merupakan hasil dari permintaan pasar akan gadget dengan layar lebar yang efisien. Ya, smartphone lipat memang bisa dibilang efisien, dibalik ketebalannya yang terbilang “bulky”, smartphone lipat mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin memiliki smartphone yang bisa diubah sesuai dengan kebutuhan, bisa membesar, dan juga bisa mengecil.

Hasil gambar untuk samsung fold

Namun berbeda dengan pendapat orang soal terobosan ini, CEO Blackberry, John Chen justru mengungkapkan pendapat yang cukup menuai kontroversi.

Chen menjelaskan bahwa smartphone lipat dengan harga selangit tersebut tidak layak untuk dibeli. Bahkan ia tidak merekomendasikan smartphone lipat untuk dibeli. Menurutnya, ukuran yang bulky atau tebal bukanlah sebuah terobosan di industri smartphone dunia.

CEO Blackberry juga menjelaskan bahwa terobosan yang ada saat ini hanya sampai di pemindai sidik jari baik fisik maupun ultrasonik, pengenalan wajah serta pemindai iris.

Hasil gambar untuk huawei mate x

Namun benar atau tidaknya pendapat Chen tersebut bisa benar bisa juga tidak, hanya waktu yang bisa menjawabnya. Pasalnya smartphone lipat mendapat respon positif dari banyak pengguna smartphone di dunia.

Sebagai tambahan informasi, Samsung Galaxy Fold diperkirakan akan resmi dijual pada bulan Mei 2019 dan akan dibanderol dengan harga 27 juta Rupiah.

Alasan Mengapa Macbook Jauh Lebih Baik Ketimbang Laptop Biasa

Produk keluar Apple yang sangat terkenal di dunia serta menjadi trandsetter adalah iPhone. Tapi selain itu ada satu produk lagi yang tidak kalah keren, yakni Macbook. Macbook merupakan laptop keluaran Apple, berbeda dengan laptop pada umumnya yang menggunakan sistem operasi Windows, untuk Macbook mereka menggunakan sistem operasi khas Apple yang dinamakan macOS. Bahkan Macbook diklaim memiliki performa yang jauh lebih baik ketimbang pesaingnya, Windows. Mengapa ?

5 Alasan Pakai MacBook Lebih Worth It Ketimbang Laptop Berbasis Windows

Ini dikarenakan Macbook menggunakan material premium sehingga memberikan kesan ekslusif kepada para penggunanya. Belum lagi ukuran yang tipis membuat laptop keluaran Apple ini memiliki bobot yang ringan sehingga mudah dibawa jika sedang berpergian.

Apple sudah terkenal sebagai juaranya dalam menangkal virus. Hampir semua virus tidak dapat menyerang produk buatan Apple tersebut, sama halnya dengan Macbook. Kalian tidak perlu pusing-pusing memasang antivirus di laptop ini karena laptop ini memiliki sistem enskripsi yang berbeda sehingga sulit dijebol oleh virus.

Macbook lelet ? Tidak mungkin ! Ini dikarenakan sistem operasi yang ringan sehingga tidak memberikan beban tambahan pada laptop. Meski diatas kertas spesifikasi Macbook masih dibawah laptop Windows, tetapi untuk urusan performa, boleh diadu deh !

5 Alasan Pakai MacBook Lebih Worth It Ketimbang Laptop Berbasis Windows

Banyak hal yang tidak bisa kalian temukan di laptop lain, salah satunya fitur Touchbar dan TouchID. Meski dibanderol dengan harga yang cukup mahal, tetapi laptop keluaran Apple ini sangat worth it untuk dibeli.