Juventus Meminta Manchester United Membayar 10 juta Euro bagi Mario Mandzukic

Pemain penyerang tim juventus yaitu mario mandzukic sudah melakukan kesepakatan secara verbal untuk segera gabung dengan tim manchester united pada bulan januari yang akan datang.

Akan tetapi,seperti yang diberitakan oleh sunday express,bahwa tim juventus ingin meminta bayaran sepuluh juta euro dari tim manchester united untuk bisa dapatkan pemain mario mandzukic dan tim MU pun belum ambil tindakan.

Pemain mario mandzukic tidak menjadi bagian dari perencanaan dari pelatih tim juventus yaitu maurizio sarri pada saat ini.nama pemain mario mandzukic tersebut tidak termasuk dalam daftar I bianconeri pada skuat laga champions.

Dan sampai saat ini.pemain mario mandzukic tidak sekali pun ikut dalam pertandingan dan tampil pada kompetisi serie A.sempat terdengar kabar bahwasannya pemain mario mandzukic akan pergi ke qatar,akan tetapi hal itu tidak terlaksanakan dan ia pun masih berada di tim juventus sampai saat ini.

Sudah banyak berita di italia yang sebutkan pemain mario mandzukic tolak tawaran dari klub major leagur soccer,dikarenakan ia ingin terus bersama dan berada di salah satu dari 5 liga top eropa.

Tim MU belum dapatkan pengganti setelah lepaskan 2 pemain penyerang mereka yaitu pemain alexis sancher dan romelu lukaku untuk tim inter milan.tim manchester united jelas jelas sangat butuh pemain untuk posisi penyerang yang baru pada saat ini,dimana pemain marcus rasford dan pemain anthony martial belum memiliki kemampuan yang cukup kuat dan bagus dalam hal ini.

Kemampuan serta pengalaman yang dimiliki oleh pemain mario mandzukic ini di butuhkan sekali tim manchester united untuk saat ini.tim juventus akan masih tunggu apakah tim manchester united mau membeli dan bayar seharga sepuluh juta euro.

Sebenarnya harga itu sudah tim juventus turun kan,yang dimana sebelum nya berada di angka 15 juta euro.di lihat dari kebutuhan tim manchester united yang sedang butuh kan pemain striker baru,dan angka harga sepuluh juta eoru itu bukan lagi menjadi masalah untuk tim yang di miliki keluarga besar glazer tersebut.

Tidak Beruntung Ada di Era Klopp dan Guardiola, Solskjaer Hanya Butuh Waktu

Menjadi salah satu Legenda Manchester United, Ryan Giggs sangat berharap bahwa OLE GUNNAR SOLSKJAER harus di berikan kesempatan dan waktu untuk nya untuk menwujudkan perkembangan bagi setan merah. Giggs juga yakin bahwa Solskjaer merupakan sosok yang sudah terbaik untuk membawa lagi kejayaan MU.

Pada pertengahan Desember Manchester United menunjukan Solskjaer sebagai juru taktik yang menggantikan Jose Mourinho untuk mengembangkan Tim nya agar tidak terpuruk. namun kondisi saat ini sudah tidak bisa lagi di katakan membaik karena mereka mengawali musim yang buruk sama hal nya dengan di musim lalu.

Di Musim ini posisi dari seorang Solskjaer sudah di bilang tidak akan aman lagi, ada rumor rumor yang mengatakan bahwa ia tidak lebih baik dari musim kemarin sehingga harus memecatnya, namun dia baru saja menanganin Skuat Mu. jadi setidaknya Solskjaer harus membuat perubahan yang tepat untuk Skuat MU.

Walau saat ini Solskjaer mengamali kesulitan nya namun Giggs tetap mempercayainya dengan 100%. pasalnya untuk mengubah Mu dari posisi keterpurukan menjadi posisi yang berkembang itu bukan lah hal yang sangat mudah untuk di lakukan , apa lagi Solskjaer saat ini masih membentuk tim nya dari awal.

” Apa yang kini sedang di hadapi oleh Manchester United merupakan Campuran skuat dari Sir Alex Ferguson sampai dengan Jose Mourinho. dan saat ini Solskjaer ingin mengembalikan Pemain MU seperti pendahulu , jadi untuk saat ini ia membangun tim nya dengan memilih pemain pemain mudah nya seperti Harry Maguire, Aaron Wan-Bissaka dan james.” buka Giggs .

Dengan saat ini yang sedang membangun tim, Mu malah harus menghadapi Perkembangan yang pesat dari Liverpool maupun Manchester City, sehingga Mu harus di pakasa untuk berkoban dalam pertandingan yang sedang dalam pembentukan tim.

” Ini merupakan ketidak beruntungnya Solskjaer di mana ia berada dalam posisi yang era nya dengan Pep Guardiola maupun Jurgen Klopp.