Smartphone Flagship Dibawah 10 Juta Terbaik Di Tahun 2020

Biasanya smartphone flagship yang diluncurkan oleh produsen smartphone dibanderol dengan harga yang sangat mahal, bahkan lebih dari harga 10 juta rupiah, lihat saja iPhone 11 Pro Max yang dibanderol dengan harga 27 juta rupiah. Nah bagi kalian yang ingin tampil kece dengan smartphone flagship dengan harga dibawah 10 juta, kami akan berikan rekomendasi terbaiknya hanya untuk anda.

1. Samsung S10 Lite

Samsung S10 Lite merupakan varian termurah dari S10 Series. Meski dibilang yang termurah, namun spesifikasi yang dibawa sangatlah mumpuni untuk digunakan di tahun 2020 ini. Dengan bermodalkan prosesor Octa-core 1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485 serta dukungan RAM sebesar 6/8GB dan ROM 128GB, tampaknya semua aplikasi berat dapat dilibas oleh smartphone ini. S10 Lite juga dibekali kamera yang dahsyat dengan lensa utama beresolusi 48 + 12 + 5MP, foto-foto dan video yang dihasilkan sangatlah ciamik dan sempurna.

2. Samsung Note 10 Lite

Lagi-lagi rekomendasi kami jatuh kepada keluarga Samsung, yakni Note 10 Lite. Smartphone yang satu ini dibekali prosesor Octa-core 4×2.7 GHz Mongoose M3 & 4×1.7 GHz Cortex-A55 serta dukungan RAM sebesar 6/8GB dan ROM 128 GB, bermain game berat atau menjalankan aplikasi editing tentu akan dilibas dengan mudah oleh Note 10 Lite. Selain itu Note 10 Lite juga dibekali Stylus Pen yang canggih.

3. One Plus 7

Selanjutnya muncul dari keluarga One Plus. Meski smartphone ini tidak begitu populer di Indonesia, namun jangan sampai kalian meragukan kualitasnya. Smartphone ini dibekali prosesor Octa-core 1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.80 GHz Kryo 485), terbayang bukan seberapa canggihnya smartphone ini ? One Plus 7 dibekali RAM sebesar 8GB dan ROM sebesar 256GB yang dapat diekspansi hingga 1TB.

4. LG G8 ThinkQ

Di Indonesia sendiri LG sudah menghentikan produksi smartphonenya. Namun kalian masih bisa mendapatkan smartphone ini dengan garansi internasional. LG G8 ThinQ dibekali prosesor Octa-core 1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485 sehingga memungkinkan smartphone ini untuk melahap semua aplikasi yang ada di tahun 2020 ini.

Meizu 16 – Smartphone Flagship Dengan Fingerprint Under Screen

Meizu resmi meluncurkan smartphone flagship terbaru mereka, yakni Meizu 16. Lalu apa yang menarik dari smartphone yang satu ini ?

Keunggulan yang paling utama dari Meizu 16 adalah ketersediaan sensor sidik jari, namun sensor tersebut berada dibawah layar smartphone sehingga memberikan sensasi dan tampilan yang sangat berbeda. Untuk membuka kunci menggunakan sidik jari ini, kita hanya perlu meletakkan jari kita di layar smartphone. Sangat menarik bukan ?

Untuk segi layarnya sendiri, Meizu 16 menggunakan layar dengan resolusi 2160×1080 Super Amoled FHD+. Super Amoled yang digunakan pada Meizu 16 merupakan Super Amoled yang sama dengan yang digunakan oleh Samsung. Dengan layar 6 inci rasio 18:9 yang diperkuat dengan Super Amoled tentunya memberikan kepuasan tersendiri bagi pengguna dalam mengoperasikan smartphone ini.

Meizu 16, Smartphone dengan Fingerprint di Layar Resmi Diluncurkan

Jika dilihat dari dapur pacunya, Meizu 16 bisa dibilang cukup powerfull. Pasalnya jeroan yang digunakan adalah jeroan yang terbaik saat ini seperti Snapdragon 845, GPU Adreno 630 yang dibekali dengan RAM 4/6/8 GB serta memori 64/128 GB.

Sama halnya dengan kompetitor lainnya, Meizu 16 juga menerapkan dual kamera pada bagian belakangnya dimana kamera pertama beresolusi 12 MP Wide Angel dan kamera sekunder beresolusi 20 MP telephoto yang dapat memberikan efek bokeh atau blur. Untuk urusan ketajamannya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Melihat semua spesifikasi yang dibawa, smartphone ini hanya dibanderol di harga 5,8 jutaan saja, murah bukan ? Jika dibandingkan dengan kompetitor lainnya, mungkin smartphone ini bisa menjadi pilihan bagi kalian yang ingin merasakan spesifikasi flagship namun dengan dana terbatas.

Bagaimanakah Hasil Durability Test Untuk Samsung Note9 ?

Bagi kalian yang senang mengikuti perkembangan gadget, tentu sudah tidak asing dengan nama Zack Nelson bukan ? Dia adalah pemilik dari channel Youtube yang bernama JerryRigEverything. Channel Youtube yang dibuat oleh Zack memperlihatkan sejauh mana sebuah smartphone dapat bertahan. Kali ini Zack mencoba untuk melakukan durability test kepada Samsung Note 9, lalu bagaimanakah hasilnya ?

Bagian layar merupakan bagian yang paling pertama akan diuji. Selain itu, beberapa part lainnya seperti membakar layar, menggores seluruh sisi perangkat ponsel, membengkokkan layar  semua akan dilakukan untuk melihat sejauh mana Galaxy Note 9 dapat bertahan.

Ketika Zack mencoba untuk menggores layar dan bagian bodi lainnya, untuk bagian layar memang Samsung berhasil mengemasnya dengan apik, namun di beberapa sisi seperti tombol Bixby, bagian ini sangat mudah tergores ! Bahkan dapat dilepas tanpa menggunakan alat khusus, hal ini tentu menjadi tanda tanya besar mengapa hal seperti ini dapat terjadi pada smartphone terbaru Samsung.

Zack juga mencoba untuk membengkokkan Stylus S Pen yang ada pada Galaxy Note 9, hasilnya sangat mengecewakan. Pasalnya S Pen yang ada sangat mudah untuk dipatahkan, bahkan Zack tidak membutuhkan banyak tenaga untuk mematahkan S Pen tersebut.

Ketika melalui burn test, layar yang ada pada Note 9 terbilang apik. Meski muncul bercak hitam seperti layar pada umumnya, namun layar tersebut kembali pulih seperti sedia kala.

Yang lebih mengejutkan lagi, ketika dibengkokkan, smartphone ini tetap dapat bekerja dengan baik layaknya smartphone biasa. Bahkan Zack juga membutuhkan tenaga ekstra untuk membengkokkan Note 9. Ini berarti material yang digunakan Samsung merupakan material terbaik.

Dari semua test yang sudah dilakukan oleh Zack, kekurangan dari Note 9 hanya terletak pada tombol Bixby yang sangat rapuh serta kualitas S Pen yang tergolong mudah patah.

Kenapa Sih OPPO A3s Laku Di Indonesia ?

OPPO belum lama ini baru saja meluncurkan produk mid range terbaru mereka yang bernama OPPO A3s. Semenjak diluncurkan, produk ini langsung menarik perhatian publik. Bahkan penjualannya bisa dibilang sukses. Lalu apa sih sebenarnya alasan dibalik lakunya produk OPPO yang satu ini ?

Alasan pertama sebenarnya karena harganya yang cukup terjangkau. Harga itu memang menjadi faktor yang sangat krusial yang menentukan laku atau tidaknya suatu ponsel di pasaran. Untuk OPPO A3s ini, harga yang dibanderol oleh OPPO adalah 1.999.000 untuk RAM 2/16, untuk 3/32 dibanderol dengan harga 2.699.000. Harga ini terbilang cukup terjangkau melihat layar yang dibawa juga sudah kekinian.

Tidak hanya harganya saja yang cukup terjangkau, untuk jeroan dan spesifikasi yang dibawa juga cukup mumpuni. Chipsetnya sendiri menggunakan Snapdragon 450 dengan varian RAM 2/16 atau 3/32. Kamera utamanya beresolusi 13 MP + 2 MP sedangkan kamera depannya menggunakan lensa dengan resolusi 8 MP. Untuk sektor baterainya sendiri menggunakan baterai dengan kapasitas 4230 mAh dan berjalan di Android Oreo, cukup menggiurkan bukan ?

Selain itu desain yang dibawa oleh OPPO A3s juga lolos seleksi. Untuk pembeli yang suka bingung dengan pemilihan desain ponsel, desain yang digunakan oleh OPPO A3s sudah kekinian banget, warna yang dibawa juga cukup eye catching dengan dual kamera dibelakang serta layar Fullview HD membuat tampilan layar ini kece abis !

Dengan harga yang cukup murah dan spesifikasi yang mumpuni, tampaknya wajar saja ya jika smartphone ini laku terjual di pasaran Indonesia.

Zenfone 5z – Varian Smartphone Terbaru Dari Asus – Apakah Keren ?

ASUS baru saja mengeluarkan smartphone terbaru mereka, yakni Zenfone 5z. Smartphone yang satu ini dibanderol dengan harga 6.499.000 di Indonesia. Sebenarnya smartphone ini sudah lama diperkenalkan, sayangnya hingga saat ini smartphone ini masih belum rilis di Indonesia.

Smartphone ini memiliki dua varian, yakni varian RAM 6GB dan juga varian RAM 8GB. Kedua varian ini memiliki harga yang berbeda dimana harga untuk varian 8GB mencapai angka 7.499.000.

ASUS Zenfone 5z membawa spesifikasi yang mumpuni di kelasnya. Layar yang digunakan menggunakan ukuran 6.2 inci dengan resolusi FHD serta ROM yang lega yakni 128GB.

Untuk saat ini, produk yang dijual di pasaran merupakan produk bergaransi luar atau internasional. Ini dikarenakan varian ini belum resmi dijual di Indonesia. Produk ini dikemas dalam box berwarna hitam dove yang sangat mewah dimana terdapat logo khas ASUS di depannya serta bertuliskan Zenfone 5z.

Di dalam kemasan tersebut, kita bisa menemukan bonus soft case. Hal ini merupakan hal yang selalu dihadirkan oleh ASUS dalam setiap kemasan smartphone terbaru mereka. Tentunya hal tersebut menjadi hal yang baik melihat sulitnya membeli case smartphone untuk tipe-tipe baru seperti ini.

Smartphone ini  membawa dual kamera, untuk kamera utamanya beresolusi 12 MP dan kamera sekundernya membawa resolusi 8 MP. Dengan kehadiran dual lens seperti ini, Zenfone 5z mampu menangkap foto bokeh yang ciamik. Untuk urusan kamera selfie, smartphone ini menggunakan kamera beresolusi 8 Mp tentunya dengan teknologi gyro EIS yang mampu merekam hingga resolusi 1080p.

Untuk urusan dapur pacu, Zenfone 5z menggunakan chipset Qualcomm SDM845 Snapdragon 845 serta GPU Adreno 630 yang dilengkapi dengan proteksi layar Corning Gorilla Glass. Smartphone ini juga dibekali sistem Fast Charging dengan kapasitas baterai 3300 mAh.

Jika dilihat dari spesifikasinya, smartphone ini terlihat sangat menjanjikan dan sesuai dengan harga yang dipatok. Tertarik untuk meminang smartphone yang satu ini ?

LG V30+ ThinQ, Masih Layakkah Di Tahun 2019 ?

Saat ini, produsen smartphone asal Korea yakni LG memang sudah mengibarkan bendera putih di Indonesia. Alasannya sederhana, karena minimnya daya tarik konsumen akan produk yang mereka luncurkan. Padahal jika dilihat lebih dalam, produk keluaran LG tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya produk yang mereka luncurkan membawa spesifikasi mumpuni serta segudang fitur yang jempolan.

Salah satu produk yang cukup menarik untuk dibahas adalah flagship mereka di tahun 2018, yakni LG V30+ ThinQ. Produk ini merupakan kompetitor bagi Samsung Galaxy Note 8, sayangnya produk ini kurang mendapatkan respon positif sehingga penjualannya tidak bisa dibilang baik.

Meski begitu, produk ini cukup menarik untuk diulik. Selain membawa spesifikasi yang mantap, desain yang ada juga cukup baik, berbeda dari V Series sebelumnya yang terlihat lebih “manly”, untuk V30+ ThinQ justru terlihat lebih manis dan sangat cocok digunakan baik pria maupun wanita.

V30+ ThinQ menggunakan otak Snapdragon 825 yang diperkuat dengan grafis card GPU Adreno 640. Meskipun bukan yang terbaik, namun kombinasi antara chipset dengan graphic card ini mampu menghasilkan performa serta warna yang sangat kontras pada layar smartphone. Dengan begitu pengguna dapat merasakan pengalaman menggunakan smartphone yang lebih maksimal.

Smartphone ini juga dibekali RAM sebesar 4GB yang dipadukan dengan ROM sebesar 128GB, melihat RAM nya yang berkapasitas 4GB, rasa-rasanya terlihat kurang bukan ? Namun jangan salah, berkat UI yang ringan, pengguna tidak akan menemukan adanya kata LAG atau framedrop ketika menggunakan smartphone ini.

Untuk sektor kameranya sendiri, LG V30+ ThinQ dibekali kamera ganda dimana kamera utamanya beresolusi 13 MP serta lensa kedua yang merupakan lensa Wide yang dapat memberikan pengalaman swasembada foto yang berbeda dari biasanya. Sayangnya belum ada fitur bokeh karena LG memang lebih fokus pada kamera wide angle untuk jangkauan foto yang lebih luas.

Salah satu kekurangan yang dirasa cukup fatal terletak pada kamera depan yang hanya beresolusi 5 MP saja. Gambar yang dihasilkan terbilang “baik” pada kondisi cukup cahaya dan akan menjadi sangat buruk ketika berada pada kondisi yang minim cahaya.

Melihat kelebihan dan kekurangan pada smartphone ini, apakah smartphone ini masih layak dibeli di tahun 2019 ini ? Jawabannya adalah IYA. Selain itu harga smartphone ini juga tergolong lebih murah dibandingkan kompetitornya sehingga lebih affordable. Tertarik untuk mengantongi smartphone ini ?

Pemesanan Huawei P30 dan P30 Pro Sudah Resmi Dibuka Hingga 19 April 2019

Setelah lama menunggu, akhirnya fans Huawei P30 dan P30 Pro sudah bisa bernafas lega, pasalnya pihak Huawei sudah membuka kran pre order untuk dua lini smartphone flagship mereka. Untuk P30 dapat kalian beli dengan harga Rp 9.999.000 dan P30 Pro dapat kalian miliki dengan harga Rp 12.999.000.

Salah satu pihak yang ditunjuk Huawei untuk memasarkan kedua produk flagship mereka adalah Erafone. Seperti biasanya, program pre order ini juga menawarkan beberapa benefit yang bisa didapatkan pemesan seperti free gift dan juga cashback.

Untuk pengguna yang memesan P30 akan mendapatkan free gift Huawei Band 3 Pro sedangkan untuk mereka yang memesan P30 Pro akan mendapatkan Huawei Band 3 Pro serta Huawei Wireless Charger.

Sebagai tambahan informasi, pihak Huawei juga bekerja sama dengan beberapa bank lokal untuk pembayaran menggunakan kartu kredit. Untuk pre order menggunakan kartu kredit, pemesan juga akan mendapatkan cashback sebesar 750 ribu untuk dua produk terbaru Huawei tersebut.

Pihak Huawei juga memberikan promo free delivery untuk kedua lini smartphone tersebut. Sesi pre order kedua Huawei akan digelar hingga tanggal 19 April 2019 dan akan mulai didistribusikan ke konsumen per tanggal 20 April 2019.

Namun jika budget kalian tidak mencukupi, kalian bisa bergeser sedikit ke Huawei P30 Lite. Untuk P30 Lite sudah tersedia dan bisa langsung kalian beli di marketplace serta Erafone terdekat.

Untuk P30 Lite dibanderol dengan harga Rp 4.299.000, kalian juga akan mendapatkan Huawei Sound Stone Bluetooth Speaker ketika membeli smartphone yang satu ini.

Smartphone “Vanilla” Pertama Dari Huawei Dengan Panel AMOLED Canggih

Huawei akhirnya merilis smartphone flagship terbaru mereka, yakni P30 dan P30 Pro, namun untuk kali ini, kita akan membahas lebih jauh mengenai P30. Menariknya, smartphone ini sudah menggunakan panel AMOLED serta menjadi varian “vanilla” pertama dari Huawei.

Tidak sampai disitu saja, Huawei P30 juga sudah mengusung pemindai sidik jari yang diletakkan dibawah layar ( underscreen fingerprint censor ). Yang paling menarik perhatian adalah triple lens camera pada bagian belakang serta chipset Kirin 980 yang dikombinasikan dengan RAM 6GB dan ROM 128GB.

Sama halnya dengan P30 Pro, untuk varian P30 juga telah terpasang slot NM Card yang ada pada baki kedua SIM Card. Layarnya sendiri berukuran 6,1 inci dengan resolusi FHD+. Berkat panel AMOLED serta layar dengan resolusi FHD+, ambar yang dihaislkan begitu jernih dan kontras.

Yang paling mendapatkan perhatian dari Huawei P30 adalah sektor kamera, dimana mereka menggunakan kamera Leica dengan resolusi 40 MP plus sensor Sony IMX600 dengan filter warna RYYB demi memaksimalkan kinerja penangkapan gambar dalam kondisi low light. Tidak sampai disitu saja, smartphone ini juga sudah dilengkapi dengan telephoto lens dengan resolusi 8MP aperture f/2.4 dengan 3x optical zoom.

Kamera ketiga smartphone ini merupakan lensa super wide dengan resolusi 32 MP aperture f/2.0. Bodinya sendiri sudah dilapisi dengan material kaca, sayangnya ada satu kekurangan yang cukup fatal, yakni ketiadaan fitur pengisian nirkabel.

Huawei P30 rencananya akan mulai dijual di pasar Eropa mulai tanggal 26 Maret 2019 dan akan dibanderol dengna harga 799 Euro atau sekitar 12.8 jutaan rupiah.

Smartphone Android Terbaik 2019 Menurut AnTuTu

Pada bulan Maret 2019 ini, AnTuTu telah merilis daftar smartphone terbaik dengan total raihan benchmark tertinggi. Daftar tersebut dibuat setelah mendapatkan data benchmarking tiap smartphone dimulai dari tanggal 1 Januari hingga 28 Februari 2019.

Pihak AnTuTu menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengambil 1000 data dari masing-masing model yang diujikan. Dalam daftar tersebut terdapat 10 tipe smartphone dengan raihan benchmark tertinggi untuk saat ini.

Di peringkat pertama bertengger produk flagship terbaru dari Samsung, yakni Galaxy S10+ dengan raihan skor mencapai 332850. Smartphone ini dibekali chipset Exynos 9820 8nm serta modul kamera terbaru.

Di posisi kedua betengger Honor V20 dengan raihan benchmark di angka 305599. Produk ini merupakan produk flagship dari Honor yang memiliki banyak fitur menarik serta dibekali chipset Kirin 980 7nm.

Sedangkan untuk posisi ketiga ditempati oleh Huawei Mate 20 X dengan skor benchmark 300743, hanya selisih tipis dengan Honor V20. Untuk chipset yang digunakan sama dengan yang ada pada Honor V20, ykani Kirin 980 7nm.

Pada posisi keempat masih dipegang oleh produk dari Huawei, yakni Mate 20 dengan raihan benchmark di angka 302985, selanjutnya ditempati oleh Honor Magic 2 dengan skor 300743. Tampaknya di kuartal pertama 2019 ini, posisi teratas banyak di dominasi oleh produk asal China.

Sedangkan Xiaomi Mi Mix 2s yang dibekali Snapdragon 845 duduk di posisi keenam dengan skor 298007, mengalahkan OnePlus 6 serta ROG Phone, cukup mengejutkan bukan ? Sepertinya China benar-benar ingin bersaing dalam menghadirkan produk berkualitas dengan harga yang lebih murah ketimbang kompetitor lainnya.

Alasan Mengapa Macbook Jauh Lebih Baik Ketimbang Laptop Biasa

Produk keluar Apple yang sangat terkenal di dunia serta menjadi trandsetter adalah iPhone. Tapi selain itu ada satu produk lagi yang tidak kalah keren, yakni Macbook. Macbook merupakan laptop keluaran Apple, berbeda dengan laptop pada umumnya yang menggunakan sistem operasi Windows, untuk Macbook mereka menggunakan sistem operasi khas Apple yang dinamakan macOS. Bahkan Macbook diklaim memiliki performa yang jauh lebih baik ketimbang pesaingnya, Windows. Mengapa ?

5 Alasan Pakai MacBook Lebih Worth It Ketimbang Laptop Berbasis Windows

Ini dikarenakan Macbook menggunakan material premium sehingga memberikan kesan ekslusif kepada para penggunanya. Belum lagi ukuran yang tipis membuat laptop keluaran Apple ini memiliki bobot yang ringan sehingga mudah dibawa jika sedang berpergian.

Apple sudah terkenal sebagai juaranya dalam menangkal virus. Hampir semua virus tidak dapat menyerang produk buatan Apple tersebut, sama halnya dengan Macbook. Kalian tidak perlu pusing-pusing memasang antivirus di laptop ini karena laptop ini memiliki sistem enskripsi yang berbeda sehingga sulit dijebol oleh virus.

Macbook lelet ? Tidak mungkin ! Ini dikarenakan sistem operasi yang ringan sehingga tidak memberikan beban tambahan pada laptop. Meski diatas kertas spesifikasi Macbook masih dibawah laptop Windows, tetapi untuk urusan performa, boleh diadu deh !

5 Alasan Pakai MacBook Lebih Worth It Ketimbang Laptop Berbasis Windows

Banyak hal yang tidak bisa kalian temukan di laptop lain, salah satunya fitur Touchbar dan TouchID. Meski dibanderol dengan harga yang cukup mahal, tetapi laptop keluaran Apple ini sangat worth it untuk dibeli.