Bagaimanakah Hasil Durability Test Untuk Samsung Note9 ?

Bagi kalian yang senang mengikuti perkembangan gadget, tentu sudah tidak asing dengan nama Zack Nelson bukan ? Dia adalah pemilik dari channel Youtube yang bernama JerryRigEverything. Channel Youtube yang dibuat oleh Zack memperlihatkan sejauh mana sebuah smartphone dapat bertahan. Kali ini Zack mencoba untuk melakukan durability test kepada Samsung Note 9, lalu bagaimanakah hasilnya ?

Bagian layar merupakan bagian yang paling pertama akan diuji. Selain itu, beberapa part lainnya seperti membakar layar, menggores seluruh sisi perangkat ponsel, membengkokkan layar  semua akan dilakukan untuk melihat sejauh mana Galaxy Note 9 dapat bertahan.

Ketika Zack mencoba untuk menggores layar dan bagian bodi lainnya, untuk bagian layar memang Samsung berhasil mengemasnya dengan apik, namun di beberapa sisi seperti tombol Bixby, bagian ini sangat mudah tergores ! Bahkan dapat dilepas tanpa menggunakan alat khusus, hal ini tentu menjadi tanda tanya besar mengapa hal seperti ini dapat terjadi pada smartphone terbaru Samsung.

Zack juga mencoba untuk membengkokkan Stylus S Pen yang ada pada Galaxy Note 9, hasilnya sangat mengecewakan. Pasalnya S Pen yang ada sangat mudah untuk dipatahkan, bahkan Zack tidak membutuhkan banyak tenaga untuk mematahkan S Pen tersebut.

Ketika melalui burn test, layar yang ada pada Note 9 terbilang apik. Meski muncul bercak hitam seperti layar pada umumnya, namun layar tersebut kembali pulih seperti sedia kala.

Yang lebih mengejutkan lagi, ketika dibengkokkan, smartphone ini tetap dapat bekerja dengan baik layaknya smartphone biasa. Bahkan Zack juga membutuhkan tenaga ekstra untuk membengkokkan Note 9. Ini berarti material yang digunakan Samsung merupakan material terbaik.

Dari semua test yang sudah dilakukan oleh Zack, kekurangan dari Note 9 hanya terletak pada tombol Bixby yang sangat rapuh serta kualitas S Pen yang tergolong mudah patah.

Kenapa Sih OPPO A3s Laku Di Indonesia ?

OPPO belum lama ini baru saja meluncurkan produk mid range terbaru mereka yang bernama OPPO A3s. Semenjak diluncurkan, produk ini langsung menarik perhatian publik. Bahkan penjualannya bisa dibilang sukses. Lalu apa sih sebenarnya alasan dibalik lakunya produk OPPO yang satu ini ?

Alasan pertama sebenarnya karena harganya yang cukup terjangkau. Harga itu memang menjadi faktor yang sangat krusial yang menentukan laku atau tidaknya suatu ponsel di pasaran. Untuk OPPO A3s ini, harga yang dibanderol oleh OPPO adalah 1.999.000 untuk RAM 2/16, untuk 3/32 dibanderol dengan harga 2.699.000. Harga ini terbilang cukup terjangkau melihat layar yang dibawa juga sudah kekinian.

Tidak hanya harganya saja yang cukup terjangkau, untuk jeroan dan spesifikasi yang dibawa juga cukup mumpuni. Chipsetnya sendiri menggunakan Snapdragon 450 dengan varian RAM 2/16 atau 3/32. Kamera utamanya beresolusi 13 MP + 2 MP sedangkan kamera depannya menggunakan lensa dengan resolusi 8 MP. Untuk sektor baterainya sendiri menggunakan baterai dengan kapasitas 4230 mAh dan berjalan di Android Oreo, cukup menggiurkan bukan ?

Selain itu desain yang dibawa oleh OPPO A3s juga lolos seleksi. Untuk pembeli yang suka bingung dengan pemilihan desain ponsel, desain yang digunakan oleh OPPO A3s sudah kekinian banget, warna yang dibawa juga cukup eye catching dengan dual kamera dibelakang serta layar Fullview HD membuat tampilan layar ini kece abis !

Dengan harga yang cukup murah dan spesifikasi yang mumpuni, tampaknya wajar saja ya jika smartphone ini laku terjual di pasaran Indonesia.

Zenfone 5z – Varian Smartphone Terbaru Dari Asus – Apakah Keren ?

ASUS baru saja mengeluarkan smartphone terbaru mereka, yakni Zenfone 5z. Smartphone yang satu ini dibanderol dengan harga 6.499.000 di Indonesia. Sebenarnya smartphone ini sudah lama diperkenalkan, sayangnya hingga saat ini smartphone ini masih belum rilis di Indonesia.

Smartphone ini memiliki dua varian, yakni varian RAM 6GB dan juga varian RAM 8GB. Kedua varian ini memiliki harga yang berbeda dimana harga untuk varian 8GB mencapai angka 7.499.000.

ASUS Zenfone 5z membawa spesifikasi yang mumpuni di kelasnya. Layar yang digunakan menggunakan ukuran 6.2 inci dengan resolusi FHD serta ROM yang lega yakni 128GB.

Untuk saat ini, produk yang dijual di pasaran merupakan produk bergaransi luar atau internasional. Ini dikarenakan varian ini belum resmi dijual di Indonesia. Produk ini dikemas dalam box berwarna hitam dove yang sangat mewah dimana terdapat logo khas ASUS di depannya serta bertuliskan Zenfone 5z.

Di dalam kemasan tersebut, kita bisa menemukan bonus soft case. Hal ini merupakan hal yang selalu dihadirkan oleh ASUS dalam setiap kemasan smartphone terbaru mereka. Tentunya hal tersebut menjadi hal yang baik melihat sulitnya membeli case smartphone untuk tipe-tipe baru seperti ini.

Smartphone ini  membawa dual kamera, untuk kamera utamanya beresolusi 12 MP dan kamera sekundernya membawa resolusi 8 MP. Dengan kehadiran dual lens seperti ini, Zenfone 5z mampu menangkap foto bokeh yang ciamik. Untuk urusan kamera selfie, smartphone ini menggunakan kamera beresolusi 8 Mp tentunya dengan teknologi gyro EIS yang mampu merekam hingga resolusi 1080p.

Untuk urusan dapur pacu, Zenfone 5z menggunakan chipset Qualcomm SDM845 Snapdragon 845 serta GPU Adreno 630 yang dilengkapi dengan proteksi layar Corning Gorilla Glass. Smartphone ini juga dibekali sistem Fast Charging dengan kapasitas baterai 3300 mAh.

Jika dilihat dari spesifikasinya, smartphone ini terlihat sangat menjanjikan dan sesuai dengan harga yang dipatok. Tertarik untuk meminang smartphone yang satu ini ?

LG V30+ ThinQ, Masih Layakkah Di Tahun 2019 ?

Saat ini, produsen smartphone asal Korea yakni LG memang sudah mengibarkan bendera putih di Indonesia. Alasannya sederhana, karena minimnya daya tarik konsumen akan produk yang mereka luncurkan. Padahal jika dilihat lebih dalam, produk keluaran LG tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya produk yang mereka luncurkan membawa spesifikasi mumpuni serta segudang fitur yang jempolan.

Salah satu produk yang cukup menarik untuk dibahas adalah flagship mereka di tahun 2018, yakni LG V30+ ThinQ. Produk ini merupakan kompetitor bagi Samsung Galaxy Note 8, sayangnya produk ini kurang mendapatkan respon positif sehingga penjualannya tidak bisa dibilang baik.

Meski begitu, produk ini cukup menarik untuk diulik. Selain membawa spesifikasi yang mantap, desain yang ada juga cukup baik, berbeda dari V Series sebelumnya yang terlihat lebih “manly”, untuk V30+ ThinQ justru terlihat lebih manis dan sangat cocok digunakan baik pria maupun wanita.

V30+ ThinQ menggunakan otak Snapdragon 825 yang diperkuat dengan grafis card GPU Adreno 640. Meskipun bukan yang terbaik, namun kombinasi antara chipset dengan graphic card ini mampu menghasilkan performa serta warna yang sangat kontras pada layar smartphone. Dengan begitu pengguna dapat merasakan pengalaman menggunakan smartphone yang lebih maksimal.

Smartphone ini juga dibekali RAM sebesar 4GB yang dipadukan dengan ROM sebesar 128GB, melihat RAM nya yang berkapasitas 4GB, rasa-rasanya terlihat kurang bukan ? Namun jangan salah, berkat UI yang ringan, pengguna tidak akan menemukan adanya kata LAG atau framedrop ketika menggunakan smartphone ini.

Untuk sektor kameranya sendiri, LG V30+ ThinQ dibekali kamera ganda dimana kamera utamanya beresolusi 13 MP serta lensa kedua yang merupakan lensa Wide yang dapat memberikan pengalaman swasembada foto yang berbeda dari biasanya. Sayangnya belum ada fitur bokeh karena LG memang lebih fokus pada kamera wide angle untuk jangkauan foto yang lebih luas.

Salah satu kekurangan yang dirasa cukup fatal terletak pada kamera depan yang hanya beresolusi 5 MP saja. Gambar yang dihasilkan terbilang “baik” pada kondisi cukup cahaya dan akan menjadi sangat buruk ketika berada pada kondisi yang minim cahaya.

Melihat kelebihan dan kekurangan pada smartphone ini, apakah smartphone ini masih layak dibeli di tahun 2019 ini ? Jawabannya adalah IYA. Selain itu harga smartphone ini juga tergolong lebih murah dibandingkan kompetitornya sehingga lebih affordable. Tertarik untuk mengantongi smartphone ini ?

Pemesanan Huawei P30 dan P30 Pro Sudah Resmi Dibuka Hingga 19 April 2019

Setelah lama menunggu, akhirnya fans Huawei P30 dan P30 Pro sudah bisa bernafas lega, pasalnya pihak Huawei sudah membuka kran pre order untuk dua lini smartphone flagship mereka. Untuk P30 dapat kalian beli dengan harga Rp 9.999.000 dan P30 Pro dapat kalian miliki dengan harga Rp 12.999.000.

Salah satu pihak yang ditunjuk Huawei untuk memasarkan kedua produk flagship mereka adalah Erafone. Seperti biasanya, program pre order ini juga menawarkan beberapa benefit yang bisa didapatkan pemesan seperti free gift dan juga cashback.

Untuk pengguna yang memesan P30 akan mendapatkan free gift Huawei Band 3 Pro sedangkan untuk mereka yang memesan P30 Pro akan mendapatkan Huawei Band 3 Pro serta Huawei Wireless Charger.

Sebagai tambahan informasi, pihak Huawei juga bekerja sama dengan beberapa bank lokal untuk pembayaran menggunakan kartu kredit. Untuk pre order menggunakan kartu kredit, pemesan juga akan mendapatkan cashback sebesar 750 ribu untuk dua produk terbaru Huawei tersebut.

Pihak Huawei juga memberikan promo free delivery untuk kedua lini smartphone tersebut. Sesi pre order kedua Huawei akan digelar hingga tanggal 19 April 2019 dan akan mulai didistribusikan ke konsumen per tanggal 20 April 2019.

Namun jika budget kalian tidak mencukupi, kalian bisa bergeser sedikit ke Huawei P30 Lite. Untuk P30 Lite sudah tersedia dan bisa langsung kalian beli di marketplace serta Erafone terdekat.

Untuk P30 Lite dibanderol dengan harga Rp 4.299.000, kalian juga akan mendapatkan Huawei Sound Stone Bluetooth Speaker ketika membeli smartphone yang satu ini.

Smartphone “Vanilla” Pertama Dari Huawei Dengan Panel AMOLED Canggih

Huawei akhirnya merilis smartphone flagship terbaru mereka, yakni P30 dan P30 Pro, namun untuk kali ini, kita akan membahas lebih jauh mengenai P30. Menariknya, smartphone ini sudah menggunakan panel AMOLED serta menjadi varian “vanilla” pertama dari Huawei.

Tidak sampai disitu saja, Huawei P30 juga sudah mengusung pemindai sidik jari yang diletakkan dibawah layar ( underscreen fingerprint censor ). Yang paling menarik perhatian adalah triple lens camera pada bagian belakang serta chipset Kirin 980 yang dikombinasikan dengan RAM 6GB dan ROM 128GB.

Sama halnya dengan P30 Pro, untuk varian P30 juga telah terpasang slot NM Card yang ada pada baki kedua SIM Card. Layarnya sendiri berukuran 6,1 inci dengan resolusi FHD+. Berkat panel AMOLED serta layar dengan resolusi FHD+, ambar yang dihaislkan begitu jernih dan kontras.

Yang paling mendapatkan perhatian dari Huawei P30 adalah sektor kamera, dimana mereka menggunakan kamera Leica dengan resolusi 40 MP plus sensor Sony IMX600 dengan filter warna RYYB demi memaksimalkan kinerja penangkapan gambar dalam kondisi low light. Tidak sampai disitu saja, smartphone ini juga sudah dilengkapi dengan telephoto lens dengan resolusi 8MP aperture f/2.4 dengan 3x optical zoom.

Kamera ketiga smartphone ini merupakan lensa super wide dengan resolusi 32 MP aperture f/2.0. Bodinya sendiri sudah dilapisi dengan material kaca, sayangnya ada satu kekurangan yang cukup fatal, yakni ketiadaan fitur pengisian nirkabel.

Huawei P30 rencananya akan mulai dijual di pasar Eropa mulai tanggal 26 Maret 2019 dan akan dibanderol dengna harga 799 Euro atau sekitar 12.8 jutaan rupiah.

Smartphone Android Terbaik 2019 Menurut AnTuTu

Pada bulan Maret 2019 ini, AnTuTu telah merilis daftar smartphone terbaik dengan total raihan benchmark tertinggi. Daftar tersebut dibuat setelah mendapatkan data benchmarking tiap smartphone dimulai dari tanggal 1 Januari hingga 28 Februari 2019.

Pihak AnTuTu menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengambil 1000 data dari masing-masing model yang diujikan. Dalam daftar tersebut terdapat 10 tipe smartphone dengan raihan benchmark tertinggi untuk saat ini.

Di peringkat pertama bertengger produk flagship terbaru dari Samsung, yakni Galaxy S10+ dengan raihan skor mencapai 332850. Smartphone ini dibekali chipset Exynos 9820 8nm serta modul kamera terbaru.

Di posisi kedua betengger Honor V20 dengan raihan benchmark di angka 305599. Produk ini merupakan produk flagship dari Honor yang memiliki banyak fitur menarik serta dibekali chipset Kirin 980 7nm.

Sedangkan untuk posisi ketiga ditempati oleh Huawei Mate 20 X dengan skor benchmark 300743, hanya selisih tipis dengan Honor V20. Untuk chipset yang digunakan sama dengan yang ada pada Honor V20, ykani Kirin 980 7nm.

Pada posisi keempat masih dipegang oleh produk dari Huawei, yakni Mate 20 dengan raihan benchmark di angka 302985, selanjutnya ditempati oleh Honor Magic 2 dengan skor 300743. Tampaknya di kuartal pertama 2019 ini, posisi teratas banyak di dominasi oleh produk asal China.

Sedangkan Xiaomi Mi Mix 2s yang dibekali Snapdragon 845 duduk di posisi keenam dengan skor 298007, mengalahkan OnePlus 6 serta ROG Phone, cukup mengejutkan bukan ? Sepertinya China benar-benar ingin bersaing dalam menghadirkan produk berkualitas dengan harga yang lebih murah ketimbang kompetitor lainnya.

Alasan Mengapa Macbook Jauh Lebih Baik Ketimbang Laptop Biasa

Produk keluar Apple yang sangat terkenal di dunia serta menjadi trandsetter adalah iPhone. Tapi selain itu ada satu produk lagi yang tidak kalah keren, yakni Macbook. Macbook merupakan laptop keluaran Apple, berbeda dengan laptop pada umumnya yang menggunakan sistem operasi Windows, untuk Macbook mereka menggunakan sistem operasi khas Apple yang dinamakan macOS. Bahkan Macbook diklaim memiliki performa yang jauh lebih baik ketimbang pesaingnya, Windows. Mengapa ?

5 Alasan Pakai MacBook Lebih Worth It Ketimbang Laptop Berbasis Windows

Ini dikarenakan Macbook menggunakan material premium sehingga memberikan kesan ekslusif kepada para penggunanya. Belum lagi ukuran yang tipis membuat laptop keluaran Apple ini memiliki bobot yang ringan sehingga mudah dibawa jika sedang berpergian.

Apple sudah terkenal sebagai juaranya dalam menangkal virus. Hampir semua virus tidak dapat menyerang produk buatan Apple tersebut, sama halnya dengan Macbook. Kalian tidak perlu pusing-pusing memasang antivirus di laptop ini karena laptop ini memiliki sistem enskripsi yang berbeda sehingga sulit dijebol oleh virus.

Macbook lelet ? Tidak mungkin ! Ini dikarenakan sistem operasi yang ringan sehingga tidak memberikan beban tambahan pada laptop. Meski diatas kertas spesifikasi Macbook masih dibawah laptop Windows, tetapi untuk urusan performa, boleh diadu deh !

5 Alasan Pakai MacBook Lebih Worth It Ketimbang Laptop Berbasis Windows

Banyak hal yang tidak bisa kalian temukan di laptop lain, salah satunya fitur Touchbar dan TouchID. Meski dibanderol dengan harga yang cukup mahal, tetapi laptop keluaran Apple ini sangat worth it untuk dibeli.

Cara Mengubah Fungsi Tombol Bixby Di Samsung S10 Series

Seperti yang kita tahu, Bixby merupakan sebuah fitur yang dikeluarkan Samsung untuk memudahkan aktivitas penggunanya. Biasanya Samsung juga menghadirkan tombol shortcut pada bagian samping smartphone. Ketika tombol tersebut ditekan, maka aplikasi Bixby akan terbuka, sayangnya tidak sedikit orang yang merasa risih akan kehadiran tombol tersebut. Akhirnya Samsung memberikan update untuk mengubah tombol Bixby agar dapat dialihkan untuk keperluan lainnya.

Bixby sendiri pertama kali diperkenalkan pada Samsung Galaxy S8 Series dan Note 8 Series. Karena Bixby tergolong baru, masih sedikit pengguna yang menggunakan fitur tersebut. Bagi kalian yang ingin mengganti fungsi dari tombol Bixby yang ada pada Samsung Galaxy S10, caranya cukup mudah loh !

 

Pertama-tama kalian harus melakukan update pada Bixby kalian. Untuk mengupdate Bixby ke versi terbaru, kalian bisa masuk ke Samsung Galaxy Store. Setelah itu pilih menu yang ada di pojok atas, setelah itu pilih menu My Page. Nantinya akan ada pilihan untuk mengupdate Bixby ke versi terbaru.

Apabila proses update telah selesai, masuk ke menu Setting yang ada di smartphone kalian. Setelah itu kalian bisa mencari menu Advance Features, lalu pilih Bixby Key. Pada menu tersebut kalian bisa mengganti fungsi dari tombol Bixby.

Cukup mudah bukan ? Jadi tidak ada lagi tuh komplain tentang aplikasi Bixby yang secara tidak sengaja terbuka karena tombol yang tertekan. Jika kalian adalah pengguna Bixby, kalian juga bisa mengaturnya agar terbuka dengan dua kali tab.

Razer Phone 2 Akan Diperkenalkan Pada Akhir Tahun ini

Beberapa waktu yang lalu, dua aplikasi bencmarking ternama, Antutu dan Geekbench mengungkapkan beberapa detail spesifikasi untuk Razer Phone 2. Smartphone gaming tersebut dikabarkan akan membawa chipset Snapdragon 845 dan juga ROM berkapasitas 512GB.

Sebelumnya pihak Razer belum memberikan bocoran kapan produk ini akan diluncurkan ke pasar global. Saat ini pihak Razer sudah memutuskan tanggal perilisan Razer Phone 2. Min Liang Tan selaku CEO Razer memberikan informasi bahwa Razer Phone 2 akan diperkenalkan pada tanggal 10 Oktober 2019 ini.

Tidak hanya membawa chipset terbaru dan juga RAM dan ROM yang besar, Razer Phone 2 juga akan hadir dengan sistem operasi Android 9 Pie. Hal ini cukup mengejutkan, pasalnya Android Pie sendiri baru bisa dirasakan oleh pengguna Google Pixel saja.

Hasil gambar untuk RAZER PHONE 2

Bukan Razer namanya jika tidak meluncurkan produk yang memiliki refresh rate yang tinggi. Razer Phone 2 membawa layar yang mampu mencapai FPS yang menyentuh angka 120 Hz. Sudah terbayang bagaimana smoothnya pergerakan antar layar yang terjadi ketika menggunakan smartphone ini ? Menakjubkan bukan ?

Baterai yang ada pada Razer Phone 2 juga cukup memuaskan, ya baterai yang digunakan berkapasitas 4.000 mAh yang tentunya akan mendukung setiap aktivitas gaming para penggunanya.

Untuk harganya sendiri, Razer Phone generasi pertama dibanderol di angka 800 USD, namun untuk edisi kedua, pihak Razer masih belum memberi informasi resmi terkait harga jualnya di pasaran nanti.

Meski begitu, kabar ini tentunya menjadi angin segar bagi pecinta produk Razer. Semoga smartphone ini tidak mengecewakan, pasalnya ada banyak brand kompetitor yang mengeluarkan gaming phone dengna segudang fitur menarik, seperti ROG Phone dan juga Xiaomi Blackshark.

Smartphone Gaming iQOO, Sub Brand VIVO Yang Ditujukan Bagi Para Gamer

Sudah tahu smartphone iQOO ? Sub brand VIVO yang satu ini secara resmi meluncurkan produk smartphone pertama mereka dengan nama yang sama. iQOO sendiri merupakan kependekan dari Quest On and On. Ya, smartphone ini ditujukan pada mereka yang senang bermain mobile game.

Meski baru menjajalkan diri di dunia gadget, bukan berarti smartphone ini bisa dipandang sebelah mata loh sob, pasalnya smartphone ini hadir dengan spesifikasi yang mumpuni layaknya flagship. Bahkan tersedia beberapa varian yang bisa dipilih, mulai dari varian RAM 6/128, 8/128, 8/256, hingga 12/256GB !

Untuk memberikan sentuhan yang berbeda didalam persaingan smartphone, iQOO menghadirkan dua varian warna yang unik, yakni Electro-optic Blue dan Lava Orange yang keduanya memiliki fitur Halo Light Strip pada bagian belakang smartphone.

Fitur ini akan menyala ketika pengguna telah menyelesaikan misi tertentu dalam sebuah game. Lampu LED tersebut terinspirasi dari mobil sport dengan performa tinggi, yang hingga saat ini tidak diketahui apa hubungannya antara sebuah smartphone dengan mobil sport.

Kembali ke topik utama, iQOO hadir dengan layar AMOLED 6,4 inci dengan rasio mencapai 91,7%. Sedangkan kamera utamanya sendiri memiliki lensa IMX 363 12MP + lensa wide 13 MP + 2 MP untuk mengambil foto bokeh.

Karena smartphone ini dikhususkan untuk gamer, maka fitur yang hadir juga harus mendukung, seperti Multi turbo, Ai Turbo, Cooling Turbo, Center Turbo serta Game Turbo. iQOO juga dilengkapi fitur 4D 2.0+, yakni fitur untuk meningkatkan haptics dan surround sound ketika smartphone digunakan untuk bermain game.

Sebagai tambahan informasi, smartphone ini merupakan ponsel resmi King Pro League. Lalu berapa sih harga untuk varian tertingginya ? Untuk versi RAM 12/256 GB + 44W, harga yang dibanderol sekitar 4298 Yuan atau 9 jutaan Rupiah.

Diambang Kebangkrutan, Blackberry Andalkan Sery Key2

Blackberry merupakan vendor smartphone yang sempat booming tahun 2010 lalu dan sempat merajai penjualan ponsel di dunia. Tetapi belakangan ini Blackberry tengah berada di jurang kebangkrutan melihat penjualan ponsel pintar mereka yang tidak memenuhi target penjualan. Ingat dengan ponsel keluaran Blackberry yang mengusung sistem slide dan touch screen, Blackberry Prive ? Ponsel yang satu ini juga gagal memenuhi target pasar yang sudah ditentukan oleh perusahaan.

Baru-baru ini tengah diberitakan kabar yang mengatakan Blackberry tengah mengerjakan proyek smartphone tipe terbaru mereka, Blackberry Key2. Sebelumnya Blackberry pernah merilis Blackberry KeyOne, sayangnya produk yang satu ini juga gagal memenuhi ekspektasi. Dari seluruh produk keluaran Blackberry yang pernah diluncurkan belakangan ini, tidak ada satupun yang berhasil memenuhi target penjualan.

Blackberry tentunya harap-harap cemas dengan produk Blackberry Key2 ini, pasalnya jika ini masih gagal memenuhi target penjualan, bukan tidak mungkin Blackberry akan gulung tikar dari dunia perponsel pintaran dunia. Blackberry Key2 memiliki keyboard fisik yang juga berguna sebagai pemindai sidik jari. Berbeda dengan seri sebelumnya yang menggunakan single lens, di versi Key2 ini, Blackberry menyematkan dual kamera yang memiliki fungsi untuk mengambil foto bokeh. Hal ini dilakukan Blackberry untuk menarik perhatian konsumen yagn saat ini tengah ramai membicarakan mengenai fitur bokeh pada smartphone.

Untuk menambah pengalaman berfoto, Blackberry Key2 juga menerapkan kemampuan merekam video 4k dengan 30FPS yang disinkron dengan Google Lens. Bluetooth yang digunakan pada seri ini juga sudah menggunakan Bluetooth versi terbaru, yakni Bluetooth 5.0.

Untuk estimasi harga smartphone Blackberry Key2, banyak yang berasumsi harga yang dipatok akan berada pada angka 9 hingga 10 juta. Bagaimana, apakah gadgeters berminat untuk membeli Blackberry Key2 ?

Google Pixel 3 Cuma Ngandalin Kamera ?

Produk smartphone flagship dari Google, Pixel 3 rasanya tidak membawa perubahan yang signifikan jika dibandingkan dengan Pixel 2. Memang cukup disayangkan, namun apa memang smartphone ini hanya mengandalkan sektor kamera saja ?

Sebenarnya fitur yang ada di smartphone ini tidak bisa dibilang yang terbaik, pasalnya ketika kompetitor lainnya sudah menggunakan berbagai jenis sensor, Google Pixel 3 justru hadir dengan sensor yang cukup minim. Bahkan poni yang ada pada layar smartphone juga sangat tidak berfaedah, ya ! Tidak ada sensor apapun disana, berbeda dengan kompetitor lainnya yang sudah membenamkan sensor face recognition pada bagian depan smartphone, sebut saja iPhone X.

Namun dari segi material bodi, Google Pixel 3 terlihat sangat premium. Dengan balutan warna matte di bodi belakang, pengguna tidak perlu takut sidik jari terjiplak di bodi smartphone. Selain itu bodi yang ada pada bagian belakang juga terdiri dari dua warna dan dua material yang berbeda, keren !

Tidak hanya itu saja, smartphone ini juga bersih dari bloatware. OS yang dibawa juga sangat ringan dan sudah menggunakan Android 9 Pie sehingga terasa sangat smooth. Sayangnya chipset yang digunakan masih ketinggalan jaman, yakni Snapdragon 845, memang masih kelasan flagship, namun ini adalah chipset flagship tahun lalu. Clockspeed juga diturunkan menjadi 2,5 GHz. Ini dilakukan agar baterai lebih irit.

Meski hanya bermodalkan satu kamera utama, namun jangan dianggap remeh ya ! Kamera yang ada pada Google Pixel 3 sangat powerfull ! Bahkan bisa disejajarkan dengan kamera yang ada pada smartphone flagship lainnya. Kamera pada smartphone ini memiliki resolusi 12,2 MP IMX 363 yang mampu menghasilkan foto dengan kualitas tinggi, termasuk untuk perekaman video ( meski tidak sebaik iPhone XS ).

Untuk smartphone dengan banderol harga 13 jutaan, rasa-rasanya tidak ada hal khusus yang ditawarkan selain kemampuan kamera yang powerful. Meski begitu, bagi kalian yang ingin merasakan pengalaman baru dalam menggunakan ponsel Android, Google Pixel 3 bisa jadi pilihan yang tepat.

Apakah Galaxy Note 8 Masih Layak Dibeli Di Tahun 2019

Pada Agustus 2018 silam, Samsung secara resmi meluncurkan Galaxy Note 8. Produk tersebut menjadi rival terkuat bagi iPhone X dan iPhone 8 Series. Samsung Galaxy Note 8 juga merupakan penyempurnaan dari Galaxy Note 7 yang gagal pada tahun 2017 silam.

Semenjak diluncurkannya Galaxy Note 8, konsumen yang sempat ragu akan produk Samsung kembali menaruh kepercayaan. Terbukti dari total penjualan Note 8 yang terbilang sukses. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah Note 8 masih layak untuk dibeli di tahun 2019 ini ?

Sebenarnya jika ditanya seperti itu, hampir semua orang akan menjawab dengan respon yang positif. Mengapa ? Tentunya ini tidak lepas dari fitur, hardware dan juga software yang ada pada Galaxy Note 8.

Untuk versi Asia sendiri, Galaxy Note 8 hadir dengan chipset Exynos 8895 Octa Core. Prosesor ini memang punya performa dibawah Snapdragon 845, namun masih cukup kuat untuk menjalankan aplikasi berat yang ada di tahun 2019, bahkan kami prediksikan, smartphone ini masih layak digunakan sampai dua tahun kedepan.

Alasan kami masih merekomendasikan Galaxy Note 8 di tahun 2019 tidak lepas dari banyaknya fitur yang ditawarkan, mulai dari S Pen, kemampuan kamera yang mumpuni, layar 6,3 inci infinite Display dengan panel AMOLED hingga material body yang sangat premium.

Sayangnya ada satu kekurangan fatal dari Note 8 yang perlu kalian catat, yakni ketahanan baterai yang PARAH. Ya ! Kami sangat kecewa dengan baterai yang ada pada Note 8, bayangkan saja, untuk menjalankan sebuah smartphone dengan spec yang begitu canggih, Samsung hanya membekalinya dengan baterai berkapasitas 2900 mAH !

Namun diluar kekurangan tersebut, smartphone ini masih sangat layak digunakan bahkan hingga dua tahun kedepan. Untuk harganya sendiri juga sudah cukup murah, hanya berkisar di harga 6 – 7 jutaan saja untuk second handnya sedangkan untuk barunya berkisar di harga 8 – 9 jutaan.

iPhone X Di Tahun 2019, Masih Layak Tuk Dibeli ?

Apple memang selalu menjadi trensetter dalam perkembangan teknologi smartphone dari tahun ke tahun. Pada tahun 2017 silam, tepatnya bulan September, Apple memperkenalkan produk terbaru mereka yang bernama iPhone X. Produk ini langsung menjadi sorotan dunia, bahkan desainnya sendiri banyak diikuti oleh kompetitor hingga saat ini.

iPhone X hadir dengan spesifikasi yang overkill di tahun 2017-2018 silam. Hampir tidak ada smartphone yang bisa menyaingi produk Apple tersebut. Efisiensi dan kecepatan dari chipset A12 Bionic memang patut diacungi jempol, bahkan skor Benchmark dari iPhone X jauh melampaui ponsel kompetitor lainnya.

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah iPhone X masih layak untuk dibeli di tahun 2019 ini ? Mari kita bahas lebih dalam.

Memang eksistensi iPhone X sudah tergantikan oleh iPhone XS, XS MAX dan juga XR. Ketiga produk terbaru Apple tersebut sudah menggunakan chipset A12 Bionic yang tentunya menjadi chipset paling mutakhir saat ini. Namun itu tidak berarti iPhone X itu buruk. Meski dikeluarkan di akhir 2017 silam, namun smartphone ini masih sangat mumpuni untuk digunakan, bahkan bisa dibilang masih OVERKILL untuk 1 atau 2 tahun kedepan.

Meski kamera utama yang dimiliki oleh iPhone X hanya beresolusi 12 MP, namun kualitas foto yang dihasilkan sangat baik. Untuk perekaman videonya sendiri juga sangat mumpuni dimana iPhone X bisa merekan video FHD+Slow motion  dengan 30FPS, setara dengan perekaman slow motion dari kamera DSLR.

Untuk baterainya sendiri juga masih dapat bertahan seharian penuh hanya dengan satu kali pengecasan. Tidak hanya itu saja, salah satu faktor terpenting bagi masyarakat Indonesia adalah “HARGA”, untuk iPhone X sendiri saat ini sudah bisa didapatkan dengan harga 12 jutaan saja untuk garansi internasional. Cukup terjangkau jika dibandingkan iPhone XS Max yang dibanderol diangka 20 hingga 29 jutaan.

Xiaomi Mi 8 EE: Keren Sih, Tapi Kok Ada Yang Kurang Yah ?

Xiaomi memang selalu punya cara untuk menggaet calon konsumennya, mulai dari banderol harga yang murah hingga spesifikasi papan atas yang mumpuni. Namun kali ini Xiaomi meluncurkan produk yang agak “nyeleneh” dimana mereka meluncurkan Xiaomi Mi 8 Explorer Edition.

Smartphone yang akrab disebut Mi 8 EE ini memiliki tampilan yang cukup unik dimana pada bagian belakang body, pengguna dapat melihat seluruh isi jeroannya. Mengapa demikian ? Ini karena pihak Xiaomi menggunakan back body transparan sehingga memungkinkan pengguna melihat isi dalaman smartphone tersebut ( meski palsu ).

Meski mampu menarik perhatian, namun smartphone ini juga tidak lepas dari kekurangan. Kita ambil contoh saja ketiadaan jack audio 3.5 mm dan juga slot untuk MicroSD. Dua kekurangan ini cukup krusial, pasalnya beberapa orang merasa ruang penyimpanan internal pada smartphone masih kurang, sedangkan hilangnya jack audio membuat smartphone ini menjadi tidak efisien.

Menariknya, Mi 8 EE sudah mengusung sistem fingerprint under display. Fitur ini tentu memberikan nilai lebih pada smartphone ini, pasalnya belum banyak brand kompetitor yang mengusung sistem semacam ini. Banyak orang yang mempertanyakan apakah fingerprint sensor ini dapat bekerja dengan baik jika menggunakan tempered glass, jawabannya adalah ya ! Fingerprint masih dapat membaca sidik jari dengan sangat baik meski dengan tempered glass yang melindungi layar depan smartphone.

Sebagai smartphone flagship, layar yang diusung oleh Mi 8 EE juga sudah menerapkan teknologi SUPER AMOLED. Bagi kalian yang gemar menonton, smartphone ini juga sudah support HDR10 loh ! Keren bukan ?

Untuk segmen kamera juga cukup keren, dimana pada bagian depan smartphone sudah dibenamkan kamera beresolusi 20 MP, sedangkan untuk kamera utamanya menggunakan kamera beresolusi 12 MP 2x Optical Zoom dengan aperture f/2.4, dan kamera sekunder 12 MP dengan aperture f/1.8 dengan lensa Sony IMX363. Tentu kedua kamera utama tersebut sudah dilengkapi OIS.

Bagaimana dengan harganya ? Mi 8 EE dibanderol di harga 13 jutaan, harga yang cukup pantas untuk smartphone flagship dengan segudang fitur dan tampilan yang menarik.

Catat Tanggal Peluncuran Samsung Galaxy S10 !

Akhirnya teka-teki tentang peluncuran smartphone flagship Samsung Galaxy S10 terpecahkan ! Smartphone terbaru dari Samsung ini akan diperkenalkan pada tanggal 20 Februari 2019, hanya berjarak satu bulan saja dari sekarang.

Namun ada yang menarik dari peluncuran Samsung Galaxy S10 ini, biasanya Samsung akan memperkenalkan produk flagship terbarunya di ajang Mobile World Congress ( MWC ), namun untuk kali ini Samsung justru memilih untuk memperkenalkannya melalui acara tersendiri yang digelar di San Francisco, Amerika Serikat. Sebagai informasi saja, Mobile World COngress ( MWC ) 2019 akan digelar di Barcelona.

Kabar terkait peluncuran tersebut memang terkuat melalui media internet. Seperti biasa, Samsung mempersilahkan dan mengajak calon konsumen untuk melihat pergelaran acara yang mereka lakukan di San Francisco melalui situs resmi mereka. Dalam undangan resmi yang diberikan oleh Samsung, kita bisa melihat adanya gambar layar melengkung serta angka 10 pada cover undangan.

Sayangnya tidak ada informasi lain yang bocor ke media, hanya bentuk cover undangannya saja yang terlihat. Namun ini adalah ciri khas Samsung, mereka lebih suka merahasiakan semuanya serta membuat publik penasaran dengan produk yang akan mereka luncurkan.

Menurut kabar burung yang beredar, nantinya Samsung Galaxy S10 akan hadir dalam tiga varian, yakni S10 E, S10, dan S10+.

Untuk varian S10E adalah model yang diperkirakan menjadi varian termurah, sedangkan S10+ akan menjadi varian termahal dengan sensor sidik jari dibawah layar yang kekinian.

Nubia Red Magic Mars Akan Hadir Untuk Pasar Global

Belakangan ini pasar gaming mobile phone semakin banyak beredar, sebut saja Xiaomi dengan Black Shark ataupun ROG dengan ROG Phone. Nah kali ini giliran Nubia yang unjuk gigi dengan Red Magic Mars.

Sebelumnya smartphone ini sudah dipasarkan untuk market China, namun menurut kabar yang beredar, smartphone ini juga akan dipasarkan untuk market global namun hingga saat ini belum ada bocoran pasti kapan Nubia akan masuk ke pasar global.

Nubia Red Magic merupakan smartphone dari Nubia yang diperkenalka pada akhir April 2018 baru.  Sedangkan Red Magic Mars merupakan generasi terbaru dari Red Magic. Smartphone gaming ini diprediksi akan meluncur ke pasar global pada tahun 2019 mendatang.

Menurut beberapa sumber, nantinya Nubia Red Magic Mars akan mulai melebarkan sayap ke Eropa terlebih dahulu. Namun bukan tidak mungkin smartphone ini akan masuk ke pasar Asia juga. Berbeda dengan seri pertamanya, untuk generasi terbaru ini sudah menggunakan chipset Snapdragon 845.

Melihat chipset yang digunakan adalah chipset kelas premium, tentunya grafis pada smartphone ini juga ditunjang oleh GPU Adreno 630. Sebagai sebuah gaming phone, Nubia juga memasang liquid cooling system agar suhu ponsel tetap terjaga ketika bermain game.

Untuk baterainya sendiri berkapasitas 3.800 mAh, sedangkansistem operasinya sudah berjalan di Android Pie. Namun hingga saat ini, belum ada spesifikasi lengkap resmi yang dikeluarkan atau diinformasikan olehpihak Nubia, kita tunggu saja apakah ponsel ini memang layak dibeli atau tidak.