Cara Mengubah Fungsi Tombol Bixby Di Samsung S10 Series

Seperti yang kita tahu, Bixby merupakan sebuah fitur yang dikeluarkan Samsung untuk memudahkan aktivitas penggunanya. Biasanya Samsung juga menghadirkan tombol shortcut pada bagian samping smartphone. Ketika tombol tersebut ditekan, maka aplikasi Bixby akan terbuka, sayangnya tidak sedikit orang yang merasa risih akan kehadiran tombol tersebut. Akhirnya Samsung memberikan update untuk mengubah tombol Bixby agar dapat dialihkan untuk keperluan lainnya.

Bixby sendiri pertama kali diperkenalkan pada Samsung Galaxy S8 Series dan Note 8 Series. Karena Bixby tergolong baru, masih sedikit pengguna yang menggunakan fitur tersebut. Bagi kalian yang ingin mengganti fungsi dari tombol Bixby yang ada pada Samsung Galaxy S10, caranya cukup mudah loh !

 

Pertama-tama kalian harus melakukan update pada Bixby kalian. Untuk mengupdate Bixby ke versi terbaru, kalian bisa masuk ke Samsung Galaxy Store. Setelah itu pilih menu yang ada di pojok atas, setelah itu pilih menu My Page. Nantinya akan ada pilihan untuk mengupdate Bixby ke versi terbaru.

Apabila proses update telah selesai, masuk ke menu Setting yang ada di smartphone kalian. Setelah itu kalian bisa mencari menu Advance Features, lalu pilih Bixby Key. Pada menu tersebut kalian bisa mengganti fungsi dari tombol Bixby.

Cukup mudah bukan ? Jadi tidak ada lagi tuh komplain tentang aplikasi Bixby yang secara tidak sengaja terbuka karena tombol yang tertekan. Jika kalian adalah pengguna Bixby, kalian juga bisa mengaturnya agar terbuka dengan dua kali tab.

Razer Phone 2 Akan Diperkenalkan Pada Akhir Tahun ini

Beberapa waktu yang lalu, dua aplikasi bencmarking ternama, Antutu dan Geekbench mengungkapkan beberapa detail spesifikasi untuk Razer Phone 2. Smartphone gaming tersebut dikabarkan akan membawa chipset Snapdragon 845 dan juga ROM berkapasitas 512GB.

Sebelumnya pihak Razer belum memberikan bocoran kapan produk ini akan diluncurkan ke pasar global. Saat ini pihak Razer sudah memutuskan tanggal perilisan Razer Phone 2. Min Liang Tan selaku CEO Razer memberikan informasi bahwa Razer Phone 2 akan diperkenalkan pada tanggal 10 Oktober 2019 ini.

Tidak hanya membawa chipset terbaru dan juga RAM dan ROM yang besar, Razer Phone 2 juga akan hadir dengan sistem operasi Android 9 Pie. Hal ini cukup mengejutkan, pasalnya Android Pie sendiri baru bisa dirasakan oleh pengguna Google Pixel saja.

Hasil gambar untuk RAZER PHONE 2

Bukan Razer namanya jika tidak meluncurkan produk yang memiliki refresh rate yang tinggi. Razer Phone 2 membawa layar yang mampu mencapai FPS yang menyentuh angka 120 Hz. Sudah terbayang bagaimana smoothnya pergerakan antar layar yang terjadi ketika menggunakan smartphone ini ? Menakjubkan bukan ?

Baterai yang ada pada Razer Phone 2 juga cukup memuaskan, ya baterai yang digunakan berkapasitas 4.000 mAh yang tentunya akan mendukung setiap aktivitas gaming para penggunanya.

Untuk harganya sendiri, Razer Phone generasi pertama dibanderol di angka 800 USD, namun untuk edisi kedua, pihak Razer masih belum memberi informasi resmi terkait harga jualnya di pasaran nanti.

Meski begitu, kabar ini tentunya menjadi angin segar bagi pecinta produk Razer. Semoga smartphone ini tidak mengecewakan, pasalnya ada banyak brand kompetitor yang mengeluarkan gaming phone dengna segudang fitur menarik, seperti ROG Phone dan juga Xiaomi Blackshark.

Smartphone Gaming iQOO, Sub Brand VIVO Yang Ditujukan Bagi Para Gamer

Sudah tahu smartphone iQOO ? Sub brand VIVO yang satu ini secara resmi meluncurkan produk smartphone pertama mereka dengan nama yang sama. iQOO sendiri merupakan kependekan dari Quest On and On. Ya, smartphone ini ditujukan pada mereka yang senang bermain mobile game.

Meski baru menjajalkan diri di dunia gadget, bukan berarti smartphone ini bisa dipandang sebelah mata loh sob, pasalnya smartphone ini hadir dengan spesifikasi yang mumpuni layaknya flagship. Bahkan tersedia beberapa varian yang bisa dipilih, mulai dari varian RAM 6/128, 8/128, 8/256, hingga 12/256GB !

Untuk memberikan sentuhan yang berbeda didalam persaingan smartphone, iQOO menghadirkan dua varian warna yang unik, yakni Electro-optic Blue dan Lava Orange yang keduanya memiliki fitur Halo Light Strip pada bagian belakang smartphone.

Fitur ini akan menyala ketika pengguna telah menyelesaikan misi tertentu dalam sebuah game. Lampu LED tersebut terinspirasi dari mobil sport dengan performa tinggi, yang hingga saat ini tidak diketahui apa hubungannya antara sebuah smartphone dengan mobil sport.

Kembali ke topik utama, iQOO hadir dengan layar AMOLED 6,4 inci dengan rasio mencapai 91,7%. Sedangkan kamera utamanya sendiri memiliki lensa IMX 363 12MP + lensa wide 13 MP + 2 MP untuk mengambil foto bokeh.

Karena smartphone ini dikhususkan untuk gamer, maka fitur yang hadir juga harus mendukung, seperti Multi turbo, Ai Turbo, Cooling Turbo, Center Turbo serta Game Turbo. iQOO juga dilengkapi fitur 4D 2.0+, yakni fitur untuk meningkatkan haptics dan surround sound ketika smartphone digunakan untuk bermain game.

Sebagai tambahan informasi, smartphone ini merupakan ponsel resmi King Pro League. Lalu berapa sih harga untuk varian tertingginya ? Untuk versi RAM 12/256 GB + 44W, harga yang dibanderol sekitar 4298 Yuan atau 9 jutaan Rupiah.

Diambang Kebangkrutan, Blackberry Andalkan Sery Key2

Blackberry merupakan vendor smartphone yang sempat booming tahun 2010 lalu dan sempat merajai penjualan ponsel di dunia. Tetapi belakangan ini Blackberry tengah berada di jurang kebangkrutan melihat penjualan ponsel pintar mereka yang tidak memenuhi target penjualan. Ingat dengan ponsel keluaran Blackberry yang mengusung sistem slide dan touch screen, Blackberry Prive ? Ponsel yang satu ini juga gagal memenuhi target pasar yang sudah ditentukan oleh perusahaan.

Baru-baru ini tengah diberitakan kabar yang mengatakan Blackberry tengah mengerjakan proyek smartphone tipe terbaru mereka, Blackberry Key2. Sebelumnya Blackberry pernah merilis Blackberry KeyOne, sayangnya produk yang satu ini juga gagal memenuhi ekspektasi. Dari seluruh produk keluaran Blackberry yang pernah diluncurkan belakangan ini, tidak ada satupun yang berhasil memenuhi target penjualan.

Blackberry tentunya harap-harap cemas dengan produk Blackberry Key2 ini, pasalnya jika ini masih gagal memenuhi target penjualan, bukan tidak mungkin Blackberry akan gulung tikar dari dunia perponsel pintaran dunia. Blackberry Key2 memiliki keyboard fisik yang juga berguna sebagai pemindai sidik jari. Berbeda dengan seri sebelumnya yang menggunakan single lens, di versi Key2 ini, Blackberry menyematkan dual kamera yang memiliki fungsi untuk mengambil foto bokeh. Hal ini dilakukan Blackberry untuk menarik perhatian konsumen yagn saat ini tengah ramai membicarakan mengenai fitur bokeh pada smartphone.

Untuk menambah pengalaman berfoto, Blackberry Key2 juga menerapkan kemampuan merekam video 4k dengan 30FPS yang disinkron dengan Google Lens. Bluetooth yang digunakan pada seri ini juga sudah menggunakan Bluetooth versi terbaru, yakni Bluetooth 5.0.

Untuk estimasi harga smartphone Blackberry Key2, banyak yang berasumsi harga yang dipatok akan berada pada angka 9 hingga 10 juta. Bagaimana, apakah gadgeters berminat untuk membeli Blackberry Key2 ?

Google Pixel 3 Cuma Ngandalin Kamera ?

Produk smartphone flagship dari Google, Pixel 3 rasanya tidak membawa perubahan yang signifikan jika dibandingkan dengan Pixel 2. Memang cukup disayangkan, namun apa memang smartphone ini hanya mengandalkan sektor kamera saja ?

Sebenarnya fitur yang ada di smartphone ini tidak bisa dibilang yang terbaik, pasalnya ketika kompetitor lainnya sudah menggunakan berbagai jenis sensor, Google Pixel 3 justru hadir dengan sensor yang cukup minim. Bahkan poni yang ada pada layar smartphone juga sangat tidak berfaedah, ya ! Tidak ada sensor apapun disana, berbeda dengan kompetitor lainnya yang sudah membenamkan sensor face recognition pada bagian depan smartphone, sebut saja iPhone X.

Namun dari segi material bodi, Google Pixel 3 terlihat sangat premium. Dengan balutan warna matte di bodi belakang, pengguna tidak perlu takut sidik jari terjiplak di bodi smartphone. Selain itu bodi yang ada pada bagian belakang juga terdiri dari dua warna dan dua material yang berbeda, keren !

Tidak hanya itu saja, smartphone ini juga bersih dari bloatware. OS yang dibawa juga sangat ringan dan sudah menggunakan Android 9 Pie sehingga terasa sangat smooth. Sayangnya chipset yang digunakan masih ketinggalan jaman, yakni Snapdragon 845, memang masih kelasan flagship, namun ini adalah chipset flagship tahun lalu. Clockspeed juga diturunkan menjadi 2,5 GHz. Ini dilakukan agar baterai lebih irit.

Meski hanya bermodalkan satu kamera utama, namun jangan dianggap remeh ya ! Kamera yang ada pada Google Pixel 3 sangat powerfull ! Bahkan bisa disejajarkan dengan kamera yang ada pada smartphone flagship lainnya. Kamera pada smartphone ini memiliki resolusi 12,2 MP IMX 363 yang mampu menghasilkan foto dengan kualitas tinggi, termasuk untuk perekaman video ( meski tidak sebaik iPhone XS ).

Untuk smartphone dengan banderol harga 13 jutaan, rasa-rasanya tidak ada hal khusus yang ditawarkan selain kemampuan kamera yang powerful. Meski begitu, bagi kalian yang ingin merasakan pengalaman baru dalam menggunakan ponsel Android, Google Pixel 3 bisa jadi pilihan yang tepat.

Apakah Galaxy Note 8 Masih Layak Dibeli Di Tahun 2019

Pada Agustus 2018 silam, Samsung secara resmi meluncurkan Galaxy Note 8. Produk tersebut menjadi rival terkuat bagi iPhone X dan iPhone 8 Series. Samsung Galaxy Note 8 juga merupakan penyempurnaan dari Galaxy Note 7 yang gagal pada tahun 2017 silam.

Semenjak diluncurkannya Galaxy Note 8, konsumen yang sempat ragu akan produk Samsung kembali menaruh kepercayaan. Terbukti dari total penjualan Note 8 yang terbilang sukses. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah Note 8 masih layak untuk dibeli di tahun 2019 ini ?

Sebenarnya jika ditanya seperti itu, hampir semua orang akan menjawab dengan respon yang positif. Mengapa ? Tentunya ini tidak lepas dari fitur, hardware dan juga software yang ada pada Galaxy Note 8.

Untuk versi Asia sendiri, Galaxy Note 8 hadir dengan chipset Exynos 8895 Octa Core. Prosesor ini memang punya performa dibawah Snapdragon 845, namun masih cukup kuat untuk menjalankan aplikasi berat yang ada di tahun 2019, bahkan kami prediksikan, smartphone ini masih layak digunakan sampai dua tahun kedepan.

Alasan kami masih merekomendasikan Galaxy Note 8 di tahun 2019 tidak lepas dari banyaknya fitur yang ditawarkan, mulai dari S Pen, kemampuan kamera yang mumpuni, layar 6,3 inci infinite Display dengan panel AMOLED hingga material body yang sangat premium.

Sayangnya ada satu kekurangan fatal dari Note 8 yang perlu kalian catat, yakni ketahanan baterai yang PARAH. Ya ! Kami sangat kecewa dengan baterai yang ada pada Note 8, bayangkan saja, untuk menjalankan sebuah smartphone dengan spec yang begitu canggih, Samsung hanya membekalinya dengan baterai berkapasitas 2900 mAH !

Namun diluar kekurangan tersebut, smartphone ini masih sangat layak digunakan bahkan hingga dua tahun kedepan. Untuk harganya sendiri juga sudah cukup murah, hanya berkisar di harga 6 – 7 jutaan saja untuk second handnya sedangkan untuk barunya berkisar di harga 8 – 9 jutaan.

iPhone X Di Tahun 2019, Masih Layak Tuk Dibeli ?

Apple memang selalu menjadi trensetter dalam perkembangan teknologi smartphone dari tahun ke tahun. Pada tahun 2017 silam, tepatnya bulan September, Apple memperkenalkan produk terbaru mereka yang bernama iPhone X. Produk ini langsung menjadi sorotan dunia, bahkan desainnya sendiri banyak diikuti oleh kompetitor hingga saat ini.

iPhone X hadir dengan spesifikasi yang overkill di tahun 2017-2018 silam. Hampir tidak ada smartphone yang bisa menyaingi produk Apple tersebut. Efisiensi dan kecepatan dari chipset A12 Bionic memang patut diacungi jempol, bahkan skor Benchmark dari iPhone X jauh melampaui ponsel kompetitor lainnya.

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah iPhone X masih layak untuk dibeli di tahun 2019 ini ? Mari kita bahas lebih dalam.

Memang eksistensi iPhone X sudah tergantikan oleh iPhone XS, XS MAX dan juga XR. Ketiga produk terbaru Apple tersebut sudah menggunakan chipset A12 Bionic yang tentunya menjadi chipset paling mutakhir saat ini. Namun itu tidak berarti iPhone X itu buruk. Meski dikeluarkan di akhir 2017 silam, namun smartphone ini masih sangat mumpuni untuk digunakan, bahkan bisa dibilang masih OVERKILL untuk 1 atau 2 tahun kedepan.

Meski kamera utama yang dimiliki oleh iPhone X hanya beresolusi 12 MP, namun kualitas foto yang dihasilkan sangat baik. Untuk perekaman videonya sendiri juga sangat mumpuni dimana iPhone X bisa merekan video FHD+Slow motion  dengan 30FPS, setara dengan perekaman slow motion dari kamera DSLR.

Untuk baterainya sendiri juga masih dapat bertahan seharian penuh hanya dengan satu kali pengecasan. Tidak hanya itu saja, salah satu faktor terpenting bagi masyarakat Indonesia adalah “HARGA”, untuk iPhone X sendiri saat ini sudah bisa didapatkan dengan harga 12 jutaan saja untuk garansi internasional. Cukup terjangkau jika dibandingkan iPhone XS Max yang dibanderol diangka 20 hingga 29 jutaan.

Xiaomi Mi 8 EE: Keren Sih, Tapi Kok Ada Yang Kurang Yah ?

Xiaomi memang selalu punya cara untuk menggaet calon konsumennya, mulai dari banderol harga yang murah hingga spesifikasi papan atas yang mumpuni. Namun kali ini Xiaomi meluncurkan produk yang agak “nyeleneh” dimana mereka meluncurkan Xiaomi Mi 8 Explorer Edition.

Smartphone yang akrab disebut Mi 8 EE ini memiliki tampilan yang cukup unik dimana pada bagian belakang body, pengguna dapat melihat seluruh isi jeroannya. Mengapa demikian ? Ini karena pihak Xiaomi menggunakan back body transparan sehingga memungkinkan pengguna melihat isi dalaman smartphone tersebut ( meski palsu ).

Meski mampu menarik perhatian, namun smartphone ini juga tidak lepas dari kekurangan. Kita ambil contoh saja ketiadaan jack audio 3.5 mm dan juga slot untuk MicroSD. Dua kekurangan ini cukup krusial, pasalnya beberapa orang merasa ruang penyimpanan internal pada smartphone masih kurang, sedangkan hilangnya jack audio membuat smartphone ini menjadi tidak efisien.

Menariknya, Mi 8 EE sudah mengusung sistem fingerprint under display. Fitur ini tentu memberikan nilai lebih pada smartphone ini, pasalnya belum banyak brand kompetitor yang mengusung sistem semacam ini. Banyak orang yang mempertanyakan apakah fingerprint sensor ini dapat bekerja dengan baik jika menggunakan tempered glass, jawabannya adalah ya ! Fingerprint masih dapat membaca sidik jari dengan sangat baik meski dengan tempered glass yang melindungi layar depan smartphone.

Sebagai smartphone flagship, layar yang diusung oleh Mi 8 EE juga sudah menerapkan teknologi SUPER AMOLED. Bagi kalian yang gemar menonton, smartphone ini juga sudah support HDR10 loh ! Keren bukan ?

Untuk segmen kamera juga cukup keren, dimana pada bagian depan smartphone sudah dibenamkan kamera beresolusi 20 MP, sedangkan untuk kamera utamanya menggunakan kamera beresolusi 12 MP 2x Optical Zoom dengan aperture f/2.4, dan kamera sekunder 12 MP dengan aperture f/1.8 dengan lensa Sony IMX363. Tentu kedua kamera utama tersebut sudah dilengkapi OIS.

Bagaimana dengan harganya ? Mi 8 EE dibanderol di harga 13 jutaan, harga yang cukup pantas untuk smartphone flagship dengan segudang fitur dan tampilan yang menarik.

Catat Tanggal Peluncuran Samsung Galaxy S10 !

Akhirnya teka-teki tentang peluncuran smartphone flagship Samsung Galaxy S10 terpecahkan ! Smartphone terbaru dari Samsung ini akan diperkenalkan pada tanggal 20 Februari 2019, hanya berjarak satu bulan saja dari sekarang.

Namun ada yang menarik dari peluncuran Samsung Galaxy S10 ini, biasanya Samsung akan memperkenalkan produk flagship terbarunya di ajang Mobile World Congress ( MWC ), namun untuk kali ini Samsung justru memilih untuk memperkenalkannya melalui acara tersendiri yang digelar di San Francisco, Amerika Serikat. Sebagai informasi saja, Mobile World COngress ( MWC ) 2019 akan digelar di Barcelona.

Kabar terkait peluncuran tersebut memang terkuat melalui media internet. Seperti biasa, Samsung mempersilahkan dan mengajak calon konsumen untuk melihat pergelaran acara yang mereka lakukan di San Francisco melalui situs resmi mereka. Dalam undangan resmi yang diberikan oleh Samsung, kita bisa melihat adanya gambar layar melengkung serta angka 10 pada cover undangan.

Sayangnya tidak ada informasi lain yang bocor ke media, hanya bentuk cover undangannya saja yang terlihat. Namun ini adalah ciri khas Samsung, mereka lebih suka merahasiakan semuanya serta membuat publik penasaran dengan produk yang akan mereka luncurkan.

Menurut kabar burung yang beredar, nantinya Samsung Galaxy S10 akan hadir dalam tiga varian, yakni S10 E, S10, dan S10+.

Untuk varian S10E adalah model yang diperkirakan menjadi varian termurah, sedangkan S10+ akan menjadi varian termahal dengan sensor sidik jari dibawah layar yang kekinian.

Nubia Red Magic Mars Akan Hadir Untuk Pasar Global

Belakangan ini pasar gaming mobile phone semakin banyak beredar, sebut saja Xiaomi dengan Black Shark ataupun ROG dengan ROG Phone. Nah kali ini giliran Nubia yang unjuk gigi dengan Red Magic Mars.

Sebelumnya smartphone ini sudah dipasarkan untuk market China, namun menurut kabar yang beredar, smartphone ini juga akan dipasarkan untuk market global namun hingga saat ini belum ada bocoran pasti kapan Nubia akan masuk ke pasar global.

Nubia Red Magic merupakan smartphone dari Nubia yang diperkenalka pada akhir April 2018 baru.  Sedangkan Red Magic Mars merupakan generasi terbaru dari Red Magic. Smartphone gaming ini diprediksi akan meluncur ke pasar global pada tahun 2019 mendatang.

Menurut beberapa sumber, nantinya Nubia Red Magic Mars akan mulai melebarkan sayap ke Eropa terlebih dahulu. Namun bukan tidak mungkin smartphone ini akan masuk ke pasar Asia juga. Berbeda dengan seri pertamanya, untuk generasi terbaru ini sudah menggunakan chipset Snapdragon 845.

Melihat chipset yang digunakan adalah chipset kelas premium, tentunya grafis pada smartphone ini juga ditunjang oleh GPU Adreno 630. Sebagai sebuah gaming phone, Nubia juga memasang liquid cooling system agar suhu ponsel tetap terjaga ketika bermain game.

Untuk baterainya sendiri berkapasitas 3.800 mAh, sedangkansistem operasinya sudah berjalan di Android Pie. Namun hingga saat ini, belum ada spesifikasi lengkap resmi yang dikeluarkan atau diinformasikan olehpihak Nubia, kita tunggu saja apakah ponsel ini memang layak dibeli atau tidak.