Smartphone Yang Punya Desain Mirip Samsung S10 Plus

Samsung sebagai pelopor untuk dunia smartphone Android setiap tahunnya selalu menjadi trend setter bagi kompetitor lainnya, terlebih lagi smartphone besutan negara tirai bambu, China. Tidak dapat dipungkiri, desain smartphone besutan Samsung selalu mampu menarik perhatian para konsumen. Nah berikut ini beberapa tipe smartphone kompetitor yang memiliki desain yang mirip dengan Samsung S10.

Smartphone pertama adalah Xiaomi K30. Smartphone yang satu ini masuk kedalam kategori smartphone high end dari Xiaomi. Prosesornya sendiri suadh menggunakan Octa Core x.x.2GHz Kyro 470 gold serta 6×1.8GHz Kyro 470 silver. Tidak sampai disitu saja, K30 juga dipersenjatai dengan RAM 6/8 GB serta ROM sebesar 64/128/256 GB. Smartphone dibanderol di harga 4.8 jutaan rupiah.

Smartphione kedua adalah Xiaomi Poco X2. Smartphone ini merupakan versi penyempurnaan dari Pocophone yang sukses menggebrak pasar smartphone beberapa waktu silam. Smartphone ini ditenagai oleh prosesor Octa-core (2×2.2 GHz Kryo 470 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 470, RAM 6/8 GB, serta ROM 64/128/256 GB. Untuk yang satu ini, harga yang dibanderol jauh lebih murah, yakni 3.8 jutaan saja.

Smartphone ketiga adalah Honor V30. Desainnya sendiri sangat mirip dengan Samsung Galaxy S10. Honor V30 dipersenjatai dengan prosesor Octa core 2×2.86 GHz Cortex-A76 & 2×2.09 GHz Cortex-A76 & 4×1.86 GHz Cortex-A55 serta dibekali RAM sebesar 6/8GB dan ROM sebesar 128GB. Ponsel ini dibanderol dengan harga 6 jutaan rupiah.

Selanjutnya adalah Honor V30 Pro. Smartphone yang satu ini merupakan varian tertinggi dari Honor V30.Prosesornya sendiri jauh lebih mumpuni dengan dukungan RAM sebesar 8GB serta ROM sebesar 128/256GB. Tidak hanya itu saja, Honor V30 Pro juga dibekali lensa kamera beresolusi 40 + 8 + 12 MP dengan kapasitas baterai sebesar 4500 mAh. Harganya sendiri dibanderol di angka 8 jutaan rupiah.

Berikutnya adalah Xiaomi Redmi K30 5G. Untuk spesifikasinya sendiri sama dengan yang ada pada K30 biasa, yang membedakan hanya terletak pada dukungan 5G nya. Smartphone ini juga dibekali kamera belakang beresolusi 64 + 8 + 2 + 2 MP dengan dukungan baterai sebesar 4500 mAh.

Itu dia beberapa smartphone yang punya desain yang mirip dengan Samsung Galaxy S10. Mana menurut kalian yang paling mirip ?

Xiaomi Redmi 6 – Smartphone Mid Entry Yang Masih Layak Untuk Dibeli

Sudah bukan rahasia umum jika Xiaomi suka mengeluarkan produk baru dalam waktu yang relatif singkat. Belum lama ini Xiaomi baru saja merilis varian terbaru dari Redmi, yakni Redmi 6. Varian Redmi memang terkenal akan ukurannya yang lebih compact, yakni berukuran 5 inci. Di tahun 2018 ini, apakah Xiaomi Redmi 6 masih layak untuk dibeli ? Jawabannya adalah iya, mengapa ?

Jika dilirik dari segi jeroan, smartphone yang satu ini masih memiliki spesifikasi yang mumpuni. Untuk Xiaomi Redmi 6, pihak Xiaomi masih mempercayakan chipset nya kepada Mediatek Helio P22. Performa yang dihasilkan oleh chipset ini mirip dengan performa yang dihasilkan oleh chipset Snapdragon 625.

Xiaomi Redmi 6 juga mengusung dual kamera yang sangat kekinian dimana dengan adanya dual kamera pengguna dapat menangkap foto dengan efek bokeh ala kamera DSLR. Kamera utama Redmi 6 memiliki resolusi 12 MP dan kamera kedua beresolusi 5 MP.

Untuk urusan layar, Redmi 6 juga sudah menggunakan layar kekinian, yakni layar 16:9 alias layar full display dengan resolusi HD+. Memang tidak bisa dibandingkan dengan resolusi pada hp kekinian, tetapi untuk ukuran 5 inci, resolusi ini sudah menjadi resolusi yang pas.

Redmi 6 juga sudah menggunakan MIUI 9 terbaru sehingga lebih smooth dan stabil. Selain itu smartphone ini juga sudah menggunakan OS Android Oreo yang sudah terkenal cepat.

Yang membuat smartphone ini layak untuk dibeli adalah harganya yang murah ! Ya, untuk smartphone dengan spesifikasi mumpuni seperti ini, Xiaomi hanya membanderolnya dengan harga 1.6 juta rupiah saja. Murah bukan, berminat untuk membawa pulang smartphone ini ?

Ketahui Kelebihan Dan Kekurangan Vivo V9 Sebelum Membeli

Pada bulan Maret kemarin Vivo resmi meluncurkan smartphone terbaru mereka, Vivo V9. Fitur yang paling ditonjolkan oleh smartphone ini adalah rasio layar 18:9 serta kamera selfie beresolusi 24 MP. Sebelum kalian memutuskan untuk membeli smartphone ini, simak kelebihan dan kekurangan Vivo V9 terlebih dahulu agar kalian tidak menyesal ketika membelinya.

Keunggulan Vivo V9 terletak pada kamera selfie yang memiliki resolusi 24 MP. Sebenarnya kamera ini bisa kalian temukan di seri terhadulunya yaitu Vivo V7. Hanya saja pihak Vivo mengklaim hasil jepretan foto di Vivo V9 jauh lebih baik ketimbang di Vivo V7.

Vivo 9 juga menyematkan dua kamera utama yang tentunya dapat digunakan untuk mengambil foto bokeh atau blur. Selain itu Vivo V9 juga dilengkapi baterai dengan kapasitas cukup besar yaitu 3260 mAh. Vivo V9 juga dilengkapi berbagai fitur keamanan yang canggih mulai dari Face Access hingga Fingerprint Sensor.

Sayangnya Vivo V9 juga memiliki kekurangan yang fatal. Kekurangan pertama terletak pada bagian bodi belakang yang terbuat dari polikarbonat. Untuk ukuran smartphone di range harga 4 juta, seharusnya penggunaan material untuk bodi sudah harus metal ataupun kaca, entah apa alasan Vivo menggunakan bahan polikarbonat untuk Vivo V9.

Vivo V9 juga tidak memiliki fitur NFC. Sebenarnya ini adalah fitur minor yang tidak terlalu digunakan, tetapi tetap saja kehadiran NFC sangat membantu untuk mentransfer data. Selain itu Vivo V9 juga hanya beresolusi HD saja sehingga dengan layar berasio 18:9, ada sedikit penurunan kualitas gambar yang disajikan.

Itu dia kelebihan dan kekurangan Vivo V9, jika ditanya apakah layak untuk dibeli, kami menyarankan untuk melirik beberapa ponsel keluaran brand kompetitor, kalian masih bisa mendapatkan smartphone dengan spesifikasi yang lebih mumpuni ketimbang harus memaksakan untuk membeli brand ini dengan iming-iming kamera selfie 24 MP.

Huawei Y7 Pro 2019 Resmi Meluncur Di Pasar Indonesia

Di bulan Januari kemarin, Huawei secara resmi meluncurkan produk terbaru mereka yang bernama Huawei Y7 Pro ke pasar Indonesia. Smartphone tersebut masuk kedalam segmen entry level. Meski begitu, spesifikasi yang dibawa terbilang mumpuni dengan RAM 3GB serta ROM 32GB.

Kini Huawei kembali memperkenalkan varian terbaru dari Y7, yakni Y7 Pro 2019. Smartphone ini membawa beberapa perubahan, khususnya untuk RAM dan ROM yang semakin lega, yakni 4GB + 64GB.

Selain mengupgrade memori dan RAM, Huawei Y7 Pro 2019 juga membawa beberapa komponen flaghship sehingga smartphone ini terlihat lebih premium ketimbang kompetitor sekelasnya.

Huawei Y7 Pro 2019 membawa layar berukuran 6.26 inci FHD+ 720 x 1520 pixels dengan rasio layar 19:9. Smartphone ini juga dilengkapi fitur dual kamera dengan resolusi 13 MP + 2 MP yang dapat menangkap foto dengan efek bokeh yang kekinian. Tidak hanya itu saja, kamera selfie yang ada pada Huawei Y7 Pro 2019 juga cukup mempuni dengan dukungan fitur AI.

Huawei Y7 Pro 2019 menggunakan otak Snapdragon 450 octa-core dengan kecepatan mencapai 1.8 GHz. Untuk urusan grafis, Huawei masih mempercayakannya kepada Adreno 506.

Selain itu, baterai yang ditanamkan pada smartphone ini juga terbilang jumbo, yakni 4000 mAh. Dengan penggunaan sistem operasi EMUI 8.2 Android Oreo, semua aktivitas di smartphone ini terlihat smooth dan cepat. Jika ruang penyimpanan 64GB terasa kurang, smartphone ini masih dapat diekspansi dengan MicroSD hingga 512 GB.

Kelebihan Dan Kekurangan Samsung Galaxy A50

Samsung belum lama ini mengeluarkan varian A series terbaru mereka, yakni A10, A30, A50, dan A70. Namun untuk pembahasan kali ini, kita akan lebih berfokus pada varian mid range mereka, yakni Samsung Galaxy A50.

Galaxy A50 merupakan varian mid range Samsung yang cukup menarik. Seperti yang kita tahu, varian A Series milik Samsung merupakan versi penyederhanaan dari varian flagship mereka.

Samsung A50 bertengger di range harga 4 jutaan. Menariknya, ada banyak fitur flagship yang dapat kita rasakan pada Galaxy A50. Mari kita bahas kelebihannya terlebih dahulu.

Kelebihan pertama Samsung Galaxy A50 terletak pada kemampuan pemindai sidik jari yang sudah berada di bawah layar, mirip seperti yang ada pada Samsung Galaxy S10 series. Kecepatannya juga terbilang mumpuni dan cukup akurat.

Kelebihan kedua terletak pada layarnya yang sudah menggunakan layar Super AMOLED. Warna yang dihasilkan sangat gonjreng dan juga padat. Resolusinya sendiri sudah FHD+.

Kelebihan ketiga ada pada bagian speaker dimana untuk Galaxy A50 ini sudah dilengkapi Dolby Atmos sehingga suara yang dihasilkan terasa lebih nyata dan hidup. Smartphone ini juga sudah dilengkapi kemampuan fast charging sehingga pengisian daya baterai sangatlah cepat.

Namun bukan berarti A50 tidak memiliki kekurangan. Kekurangan paling menonjol dari smartphone ini terletak pada material bodi belakang yang masih “glasstick” yakni material plastik yang dibuat mengkilap agar terlihat mirip kaca. Mungkin Samsung memangkas biaya produksi untuk bagian bodi demi memberikan performa smartphone yang ciamik.

 

 

Alasan Mengapa Samsung Galaxy A8 Star Jauh Lebih Baik Dari A8

Samsung memang sedang on fire, terbukti dari banyaknya tipe smartphone yang mereka luncurkan baru-baru ini. Nah produk keluaran Samsung yang paling baru adalah Samsung Galaxy A8 Star. Lalu apa bedanya dengan Samsung Galaxy A8 biasa ? Apakah “star” yang ada pada tipe terbaru ini hanya gimmick saja ? Ternyata tidak, ada banyak penambahan yang disematkan dalam A8 Star terbaru, apa saja itu ?

A8 Star hadir dengan layar berukuran 6.3 inci sehingga memberikan pengalaman menggunakan smartphone yang lebih lega. Dengan layar yang besar dan mengusung sistem infinite display, untuk urusan bermain game maupun menonton video tentu akan lebih seru.

Untuk urusan RAM, Samsung Galaxy A8 Star membawa RAM yang sama dengan A8 biasa yaitu 4GB. Tetapi untuk A8 Star tersedia varian 6GB yang dapat dipilih.

Jika Samsung Galaxy A8 biasa hanya dibekali baterai sebesar 3000 mAh saja, maka di Galaxy A8 Star disematkan baterai sebesar 3700 mAh yang tentunya memberikan screen on time yang jauh lebih lama ketimbang A8 biasa.

Hal yang paling terlihat jelas perbedaannya adalah sektor dapur pacu. Untuk A8 Star, pihak Samsung menggunakan chipset Snapdragon 660. Dengan chipset ini, Samsung Galaxy A8 Star mampu melahap aplikasi berat dengan mudah. Untuk skor Antutu, A8 Star mampu mencapai angka 1625 untuk Single Core dan 5776 untuk Multi Core.

Kamera pada A8 Star mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yakni 24 MP untuk kamera utama, 16 MP untuk kamera sekundar serta 24 MP untuk kamera depan. Untuk harga yang dibanderol masih belum diketahui karena smartphone ini baru dijual di Asia Timur saja dan belum secara resmi masuk ke Indonesia.

Redmi Note 7 – Worth Tuk Dibeli ?

CEO Xiaomi, Lei Jun secara resmi telah memperkenalkan produk terbaru mereka yang diberi nama Redmi Note 7. Bagi kalian yang belum tahu, Redmi sudah resmi menjadi sub brand dari Xiaomi, itu berarti Redmi Note 7 merupakan smartphone pertama dari Redmi setelah pecah dari Xiaomi. Sebagai produk baru, smartphone ini terbilang menarik loh ! Bukan hanya dari sektor harganya saja, bahkan spesifikasi yang dibawa juga cukup mumpuni.

Berbicara mengenai layar, tampaknya di tahun 2019 ini hampir semua produsen smartphone memproduksi layar dengan design fullview yang memberikan tampilan yang lebih cantik dan elegan. Redmi Note 7 membawa layar IPS 6C3 inci dengan rasio 19,5:9 serta memiliki rasio screen to body mencapai 81,4 persen.

Hasil gambar untuk redmi note 7

Untuk otaknya sendiri, Redmi mempercayakannya kepada Snapdragon 660 Octa-core. Clock speed CPU yang ada pada smartphone ini mencapai 2,2 GHz dan didalamnya sudah dibenamkan graphic card GPU Adreno 512. Memang tidak bisa dibilang yang terbaik, namun untuk kelasnya sendiri yang ditujukan untuk low entry, rasa-rasanya otak dan grafis seperti ini sudah cukup mumpuni.

Yang membuat smartphone ini menarik adalah kehadiran kamera utama dengan resolusi 48 MP, ya 48 mega pixel !!!!! Tidak hanya itu saja, kamera yang hadir pada Redmi Note 7 juga mampu menangkap foto bokeh berkat kamera sekunder dengan resolusi 5 MP. Untuk memenuhi keperluan selfie pengguna, smartphone ini juga dibekali kamera depan dengan resolusi 13 MP dengan fitur AI dan juga HDR.

Melihat semua spesifikasi diatas, jangan kaget ya dengan harganya, pasalnya smartphone ini hanya dibanderol di harga 2 jutaan saja untuk varian terendah dan 2,8 juta untuk varian tertinggi.

Samsung Luncurkan Tablet High End Terbaru Di Pasar Indonesia

Samsung Electronics Indonesia ( SEIN ) baru-baru ini memperkenalkan produk tablet terbaru mereka, Galaxy Tab S5e. Tablet ini diklaim memiliki dimensi yang lebih ramping dan ringan serta dilengkapi berbagai fitur menarik untuk menunjang aktivitas pengguna.

Galaxy Tab S5e hadir dengan layar berukuran 10,5″ hadir dengan kapasitas baterai mencapai 7.040 mAh yang sudah dilengkapi dengan fitur fast charging. Material bodinya sendiri terbuat dari logam dan memiliki berat hanya 400 gram serta ketebalan 5,5mm.

“Tablet terbaru ini merupakan tablet kelas atas dengan desain yang indah dan ramping serta memiliki segudang fitur menarik, tentunya harganya juga baru,” ungkap Denny Galant selaku Head of Product Marketing SEIN.

Denny juga menjelaskan bahwa tablet ini diciptakan bagi mereka yang ingin memiliki device ynag pintar serta dapat membuat mereka selalu terkoneksi dengan banyak orang. Melalui tablet ini, Denny menekankan bahwa pengguna dapat menyelesaikan berbagai macam pekerjaan dengan lebih cepat dengan bantuan Galaxy Tab S5e.

Bagi kalian yang ingin membeli tablet terbaru dari Samsung ini, ada banyak varian warna yang dapat dipilih, mulai dari warna monokratik yang cocok bagi anak muda yang ingin terlihat fresh dan gaul, hingga pilihan warna gold dan silver bagi mereka yang senang dengan eleganitas.

Sebagai tambahan informasi, Galaxy Tab S5e sudah menggunakan panel Super AMOLED dengan resolusi WQXGA ( 2560 X 1600 ) dengan rasio layar 16:10. Body rationya sendiri mencapai 81,8%.

Tablet ini juga sudah mengantongi lisensi dari AKG dan juga mendukung Dolby Atmos Audio. Untuk memaksimalkan kinerjanya, Samsung menggunakan Chipset 64 bit Octa-core yang disilangkan dengan RAM 4GB dan ROM sebesar 64GB.

Blackberry Aurora Turun Harga – Yuk Intip Kelebihannya

Baru-baru ini pihak Blackberry Indonesia mengumumkan bahwa ada penurunan harga untuk Blackberry tipe Aurora. Blackberry Aurora sendiri saat pertama kali dirilis dibanderol dengan harga 3.599 juta rupiah, untuk saat ini smartphone keluaran Blackberry tersebut hanya dibanderol di angka 2.199 juta rupiah saja. Penurunan ini bisa dibilang menjadi penurunan yang sangat signifikan, pasalnya penurunan yang dialami hampir menginjak angka 50% !

Menurut Sukaca Purwokardjono selaku Chief Operating Office BB Merah Putih, penurunan harga ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang ingin memiliki smartphone dengan spesifikasi bagus tetapi dengan harga yang murah, belum lagi moment lebaran menjadi moment yang tepat untuk membeli smartphone baru untuk dibawa pulang ke kampung.

Hasil gambar untuk blackberry aurora

Sebenarnya jika dilirik dari segi spesifikasi, smartphone ini masih tergolong layak untuk dibeli saat ini. Pasalnya Blackberry ini menyematkan chipset Qualcomm Snapdragon 425 Quadcore 1.4GHz serta dilengkapi dengan RAM sebesar 4 GB yang akan memudahkan aktivitas multitasking kita. Untuk urusan baterai, Blackberry Aurora menggunakan baterai dengan kapasitas 3000mAH dan sudah berjalan di sistem operasi Android Nougat.

Sayangnya layar di smartphone ini masih tergolong jadul dan belum mengusung layar smartphone kekinian. Meski begitu, seperti halnya smartphone Blackberry lainnya, smartphone ini sudah didukung dengan metode root of trust (RoT) hardware. Dengan adanya sistem ini, keamanan perangkat kita akan semakin terjaga. Meski begitu, peminat Blackberry memang sudah mengalami penurunan drastis semenjak Android Phone dan iOS Phone menyerang.