Tidaklah Mudah Melakukan Sikap Ikhlas Secara Konsisten 

Menerima Kenyataan Memang Tidaklah Mudah Tapi Itu Bisa Membuatmu Tenang

Ada salah satu kata yang sering sekali kita dengar bahkan dikatakan orang baik pada kita atau orang lain. Kata itu adalah kata “ikhlas”. Dan kita akan menyadari, itu saat kalian membaca artikel ini. Mungkin rasanya tidak ada hari yang tidak ada kata ikhlas. Baik keluar dari mulut kita ataupun dari mulut orang lain. Dan itu adalah hal yang wajar. Karena itu adalah kata yang paling gampang dikatakan tapi paling susah dilakukan. Mungkin untuk satu dua kali kita bisa melakukannya. Tapi belum tentu kita bisa melakukannya dengan konsisten. 

Tidaklah Mudah Melakukan Sikap Ikhlas Secara Konsisten 

Sabar adalah kata yang mudah dikatakan tapi sulit dilakukan. Sebuah kata yang mudah kita ucapkan tanpa harus berpikir, tapi sulit sekali melakukannya dengan konsisten. Mungkin saat ada beberapa momen yang terjadi di hidup kita, dan ada orang yang mengatakan atau mengingatkan kita untuk bersabar, kita akan terdiam, dan akan menarik napas yang panjang, dan kita akan mencoba bersabar. Semua orang akan begitu. Akan saling mengingatkan saat melihat salah satu dari kita mulai lepas kendali. 

Sekali, dua kali masih okey. Tapi kalau sesuatu yang terjadi berkali-kali, dan dilakukan oleh orang yang sama, kesalahan yang sama, dan saat ada orang mengingatkan untuk sabar, kadang tiba-tiba kita bisa menjadi lupa diri, dan rasanya hilang sudah rasa sabar itu. Hilang sudah sikap ikhlas kita. Sehingga kita akan menjadi seseorang yang tidak terkendali. Itulah yang dikatakan kenapa kata tersebut mudah dikatakan tapi sulit dilakukan terutama secara konsisten. Jadi itu menjadi PR untuk kita semua. 

Coba untuk melakukannya dengan konsisten. Dan belajar ikhlas dengan benar-benar tulus. Ikhlas dengan hati yang terbuka. Jangan karena keterpaksaan, dan jangan berharap kembali. Jika kita bersikap ikhlas dan tiba-tiba kita berekspektasi atau berharap sesuatu dari orang lain, atau berharap orang lain melakukan hal yang sama itu tandanya kita tidaklah ikhlas. Jadi belajar dan renungi lagi kata ikhlas ini dengan baik-baik. Dan belajarlah untuk melakukannya dengan tulus dan sungguh-sungguh.